×
Ad

Radiasi Chernobyl Bikin Jamur Punya Kemampuan Super

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 30 Mar 2026 18:02 WIB
C. sphaerospermum yang mengalami melanisasi (Foto: Rui Tomé/Atlas of Mycology)
Jakarta -

Di lokasi bencana nuklir paling terkenal di dunia, muncul fenomena yang membuat ilmuwan tercengang. Sebuah jenis jamur hitam di Chernobyl ternyata tidak hanya bertahan dari radiasi ekstrem, tetapi diduga memanfaatkannya.

Spesies yang dimaksud adalah Cladosporium sphaerospermum. Jamur dengan kemampuan super ini ditemukan tumbuh subur di area dengan tingkat radiasi tinggi, termasuk di dalam reaktor yang hancur akibat bencana 1986.

Penelitian menunjukkan organisme ini memiliki pigmen melanin yang berperan penting. Melanin tersebut diduga mampu menyerap radiasi ionisasi-jenis radiasi berbahaya yang bisa merusak sel-lalu mengubahnya menjadi energi.

"Jamur ini tampaknya memanen radiasi ionisasi dan mengubahnya menjadi energi," tulis laporan ilmuwan dalam studi tersebut, mengutip ScienceAlert, Senin (30/4/2026).

Menariknya, mekanisme ini disebut mirip dengan fotosintesis pada tumbuhan, hanya saja menggunakan radiasi alih-alih cahaya Matahari. Penelitian lanjutan bahkan membawa jamur ini ke luar angkasa. Dalam eksperimen di luar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), jamur tersebut terbukti mampu mengurangi paparan radiasi.

Sensor menunjukkan bahwa radiasi yang menembus lapisan jamur lebih rendah dibandingkan area tanpa jamur. Temuan ini membuka kemungkinan penggunaan jamur sebagai pelindung alami dari radiasi, misalnya untuk misi luar angkasa di masa depan.



Simak Video "Ilmuwan Temukan Cacing 'Berkekuatan Super' di Chernobyl"


(rns/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork