Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Terkubur 70 Juta Tahun, Ratusan Telur Dinosaurus Berbagai Spesies Ditemukan

Terkubur 70 Juta Tahun, Ratusan Telur Dinosaurus Berbagai Spesies Ditemukan


Rachmatunnisa - detikInet

Telur dinosaurus
Foto: MusΓ©e-Parc des Dinosaures
Jakarta -

Penemuan mengejutkan datang dari Prancis selatan. Tim paleontolog dari Musée-Parc des Dinosaures menemukan ratusan telur dinosaurus yang berasal dari berbagai spesies di wilayah Mèze, sebuah situs fosil yang kini disebut sebagai salah satu yang paling penting di Eropa.

Lokasi ini menyimpan kumpulan telur dinosaurus dalam jumlah besar yang berasal dari periode Kapur Akhir, sekitar 70 juta tahun lalu. Dikutip dari Indian Defence Review, temuan ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan tempat berkembang biak dinosaurus dalam skala besar.

Wilayah Mèze dikenal sebagai salah satu situs sarang dinosaurus terbesar, dengan kepadatan fosil telur yang sangat tinggi. Para peneliti bahkan menyebut area ini sebagai tempat bertelur massal berbagai jenis dinosaurus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian menunjukkan bahwa telur-telur tersebut tidak berasal dari satu spesies saja, melainkan dari beberapa jenis dinosaurus berbeda yang kemungkinan hidup berdampingan di wilayah tersebut.

Analisis terhadap struktur cangkang telur mengungkap adanya perbedaan karakteristik, yang menjadi petunjuk bahwa telur berasal dari berbagai spesies. Para ilmuwan menggunakan teknik mikroskopis untuk membedakan jenis telur berdasarkan bentuk, ukuran, dan struktur kristalnya.

ADVERTISEMENT

"Analisis cangkang memungkinkan kita membedakan beberapa spesies," ujar Alain Cabot, salah satu peneliti paleontologi yang terlibat dalam studi tersebut.

Temuan ini memperkuat teori bahwa wilayah tersebut pernah menjadi habitat penting bagi beragam dinosaurus herbivora. Telur-telur yang ditemukan diperkirakan berusia sekitar 70-75 juta tahun, berasal dari masa ketika dinosaurus masih mendominasi Bumi sebelum punah.

Sebagian besar telur yang ditemukan dalam kondisi kosong, diduga karena telah menetas atau tidak dibuahi sebelum akhirnya terkubur dan menjadi fosil. Para ilmuwan menjelaskan bahwa telur-telur tersebut bisa terawetkan karena terkubur dengan cepat di lingkungan lumpur atau pasir, sehingga terlindung dari predator dan cuaca.

Fenomena ini jarang terjadi, sehingga situs seperti Mèze menjadi sangat berharga bagi penelitian paleontologi. Bagi para ilmuwan, penemuan ini membuka peluang besar untuk memahami bagaimana dinosaurus berkembang biak, bermigrasi, dan hidup dalam ekosistem yang sama.

Dengan jumlah telur yang sangat besar dan berasal dari berbagai spesies, paleontolog kini bisa mempelajari interaksi antar dinosaurus dengan lebih detail dibanding sebelumnya. Penemuan ratusan telur dinosaurus di Prancis ini sekali lagi menunjukkan bahwa masih banyak rahasia masa lalu Bumi yang belum terungkap, dan setiap fosil bisa menjadi kunci untuk memahami kehidupan jutaan tahun lalu.




(rns/rns)




Hide Ads