×
Ad

Pink Moon Muncul Awal April, Benarkah Bulan Akan Berwarna Pink?

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 24 Mar 2026 11:45 WIB
Foto: Los Angeles Times via Getty Imag/Allen J. Schaben
Jakarta -

Pada awal April 2026, langit malam akan menghadirkan fenomena menarik bernama Pink Moon. Peristiwa ini terjadi pada 1-2 April, saat Bulan berada dalam fase purnama dan tampak bulat sempurna dari Bumi.

Meski namanya terdengar unik bahkan terkesan ajaib, banyak orang masih salah paham soal fenomena ini. Apakah benar Bulan akan berubah warna menjadi merah muda sesuai dengan namanya?

Secara ilmiah, Pink Moon hanyalah fase Bulan purnama biasa. Pada fase ini, Bulan berada di sisi berlawanan dari Bumi terhadap Matahari, sehingga seluruh permukaannya terlihat terang.

Mengutip dari SeaSky.org, puncak fase purnama ini akan terjadi pada 2 April sekitar pukul 02.13 UTC atau 09.13 WIB. Namun, Bulan tidak akan benar-benar berwarna pink.

Warnanya tetap putih terang atau sedikit kekuningan, seperti purnama pada umumnya. Jika terlihat agak jingga atau kemerahan, itu biasanya karena efek atmosfer saat Bulan berada dekat horizon, bukan karena berubah menjadi pink.

Asal-usul Nama Pink Moon

Penyebutan Pink Moon ternyata berasal dari tradisi suku asli Amerika (Native American). Mereka menamai purnama April berdasarkan fenomena alam yang terjadi saat itu. Di awal musim semi di bulan April, muncul bunga liar berwarna pink bernama moss pink atau wild ground phlox. Dari sinilah nama Pink Moon berasal.

Selain Pink Moon, purnama di bulan April di dunia Barat juga dikenal dengan beberapa julukan lain, yakni Sprouting Grass Moon, Growing Moon, Egg Moon, dan Fish Moon. Nama-nama tersebut mencerminkan perubahan musim dan aktivitas alam, seperti tumbuhnya tanaman hingga migrasi ikan.

Waktu Terbaik Menyaksikan Pink Moon

Fenomena ini bisa dilihat langsung tanpa alat khusus. Kamu cukup mencari lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya. Waktu terbaik untuk mengamati adalah saat Bulan terbit di awal malam, atau menjelang tengah malam hingga dini hari.

Ketika berada di dekat horizon, Bulan biasanya terlihat lebih besar dan dramatis, cocok untuk diamati atau difoto. Meski bukan fenomena langka atau perubahan warna ekstrem, Pink Moon tetap menarik karena menandai pergantian musim di belahan Bumi utara dan punya nilai historis dan budaya. Bagi pecinta fotografi maupun pengamat langit, ini adalah kesempatan sederhana namun spesial untuk menikmati keindahan alam.



Simak Video "Video: Cuaca Jadi Kendala Paling Sering Ditemui dalam Pengamatan Astronomi"

(rns/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork