×
Ad

Fenomena Ekuinoks Maret Hari Ini, Hari Tanpa Bayangan

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 20 Mar 2026 06:31 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Robin_Hoood
Jakarta -

Fenomena astronomi ekuinoks Maret terjadi hari ini, Jumat 20 Maret 2026. Pada momen ini, Matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa, sehingga penyinarannya terasa lebih maksimal di wilayah Indonesia.

Ada sejumlah fakta menarik tentang fenomena ini. Berikut adalah fakta-fakta tentang ekuinoks, dirangkum detikINET dari laman Edukasi Sains dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Asal dan arti ekuinoks

Istilah ekuinoks berasal dari bahasa Latin, yaitu equinoctis atau equum yang bermakna sama, dan noctis yang artinya malam.

Ekuinoks secara harfiah lebih cocok dengan kondisi Bumi yang berada antara belahan Bumi Utara maupun belahan Bumi Selatan, yang sama-sama menerima radiasi yang sama baik besaran maupun durasinya.

Hal itu dikarenakan belahan Bumi Utara disebut tak condong dan lebih dekat ke Matahari, juga tidak menjauhi Matahari. Demikian juga yang terjadi di belahan Selatan.

Matahari tepat di atas kepala, bayangan menghilang

Ketika terjadi fenomena ekuinoks, Matahari bersinar tepat di atas kepala (menempati titik zenith), maka setiap bayang-bayang benda tegak yang berdiri di atas garis khatulistiwa akan menghilang sesaat.

Pontianak di Kalimantan Barat merupakan salah satu kota yang berada di garis khatulistiwa. Karena itu Pontianak dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui oleh garis lintang 0 derajat.

Bagi pengamat yang berada di garis khatulistiwa, Matahari akan berada tepat di atas kepala saat tengah hari. Itu sebabnya banyak juga yang menyebut fenomena ini sebagai hari tanpa bayangan.



Simak Video "Video: Cuaca Jadi Kendala Paling Sering Ditemui dalam Pengamatan Astronomi"


(rns/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork