Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Einstein Terbukti Benar, Waktu Berjalan Lebih Cepat di Mars

Einstein Terbukti Benar, Waktu Berjalan Lebih Cepat di Mars


Rachmatunnisa - detikInet

Mars the red planet black background
Foto: Getty Images/iStockphoto/Martin Holverda
Jakarta -

Prediksi Albert Einstein tentang relativitas waktu kembali terbukti. Para ilmuwan mengonfirmasi bahwa waktu memang berjalan sedikit lebih cepat di Mars dibandingkan di Bumi, sebuah efek nyata dari teori relativitas umum yang kini harus diperhitungkan dalam misi luar angkasa masa depan.

Temuan ini berasal dari riset terbaru para fisikawan yang mempelajari sistem waktu untuk eksplorasi antariksa. Hasil perhitungannya menunjukkan bahwa jam di permukaan Mars akan maju sekitar 477 mikrodetik per hari dibandingkan jam yang berada di Bumi jika keduanya dibandingkan secara presisi. Selisih ini sangat kecil dan tidak bisa dirasakan manusia secara langsung, tetapi menjadi krusial untuk teknologi navigasi dan komunikasi antariksa.

Salah satu peneliti yang terlibat, Bijunath Patla, fisikawan di National Institute of Standards and Technology (NIST), menegaskan bahwa perbedaan laju waktu ini bukan sekadar teori di atas kertas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketepatan waktu menjadi sangat penting untuk Bulan dan Mars. Kita sekarang semakin dekat dengan mewujudkan visi yang dulu hanya ada dalam fiksi ilmiah, yaitu memperluas aktivitas manusia ke seluruh tata surya," ujar Patla, dikutip dari BottleBureau, Minggu (1/2/2026).

Perbedaan Gravitasi

Fenomena ini terjadi karena perbedaan gravitasi. Dalam teori relativitas umum, Einstein menjelaskan bahwa semakin kuat gravitasi, semakin lambat waktu berjalan. Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sehingga jam di permukaannya tidak mengalami perlambatan waktu sebesar yang terjadi di planet kita.

ADVERTISEMENT

Selain faktor gravitasi, orbit Mars yang lebih lonjong juga ikut memengaruhi bagaimana waktu mengalir sepanjang satu tahun Mars. Kombinasi tarikan gravitasi Matahari dan pergerakan orbit ini membuat laju waktu di Mars tidak sepenuhnya konstan, meski perubahannya sangat kecil dan hanya bisa diukur dengan jam atom superpresisi.

Bagi calon astronaut, efek ini tidak akan terasa dalam kehidupan sehari-hari. Detik akan tetap terasa satu detik. Namun bagi sistem teknologi, perbedaannya sangat penting. Navigasi wahana antariksa, sinkronisasi komunikasi antara Bumi dan Mars, hingga jadwal kerja robot penjelajah semuanya bergantung pada ketepatan waktu hingga sepersekian mikrodetik.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa hukum fisika fundamental tetap berlaku di mana pun manusia pergi. Prediksi Einstein yang dibuat lebih dari satu abad lalu kini bukan hanya teruji di sekitar Bumi, tetapi juga di Planet Merah.




(rns/fay)





Hide Ads