Pada 1993, ilmuwan di Italia menemukan sinkhole yang mengarah pada sebuah lorong. Setelah ditelusuri, mereka menemukan tengkorak manusia dalam kondisi tak biasa: menempel di dinding gua.
Sinkhole tersebut memiliki kedalaman sekitar 10 meter, dan mengarah pada terowongan dengan panjang 60 meter. Gua yang mereka jelajah adalah Gua Lamalunga, berada di Altamura, Italia selatan.
Di sana, ilmuwan mendapati fosil dari laki-laki dewasa yang kemudian diidentifikasi sebagai manusia Neanderthal yang meninggal sekitar 128.000-187.000 tahun silam. Dikenal dengan 'Altamura Man' atau 'Manusia Altamura', tengkorak ini ditemukan tertutup 'cave popcorn'.
Cave popcorn terbentuk ketika kalsit larut dalam air hujan sehingga menumpuk. Cave popcorn menumpuk di permukaan lantai gua, atau apa pun yang ada di lantai. Itu artinya, bisa saja cave popcorn menyelimuti sisa-sisa hewan, dan dalam kasus ini, sisa-sisa Neanderthal terlengkap yang pernah ditemukan. Popcorn gua biasanya terjadi di area basah gua tempat air dapat mengalir di permukaan.
Lebih lanjut, tim peneliti yang menemukan fosil tersebut percaya bahwa orang tidak beruntung itu kemungkinan jatuh ke dalam sinkhole dan terjebak. Di sana, ia kelaparan atau mati karena dehidrasi sebelum tertutup popcorn gua dan ditemukan oleh para ilmuwan lebih dari 100.000 tahun kemudian.
Melansir IFLScience, Selasa (20/1/2026) pada akhirnya fosil tersebut dibiarkan di tempatnya dengan pertimbangan mencegah kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Untuk sementara waktu, para ilmuwan hanya dapat mempelajari tubuh tersebut dengan melakukan pengamatan di lokasi atau menganalisis foto-foto yang diambil oleh ilmuwan lain.
Simak Video "Turis Belanda Coret-coret Dinding Bangunan Romawi Kuno di Italia"
(ask/fay)