Pesawat Terbesar Sejagat Terbang Lagi dan Pecahkan Rekor!

Pesawat Terbesar Sejagat Terbang Lagi dan Pecahkan Rekor!

ADVERTISEMENT

Pesawat Terbesar Sejagat Terbang Lagi dan Pecahkan Rekor!

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 16 Jan 2023 19:15 WIB
The Stratolaunch aircraft, a six-engine jet with the worlds longest wingspan takes off from Mojave Air and Space Port during crafts second flight, Thursday, April 29, 2021in Mojave, Calif. The gigantic aircraft has flew for the second time in two years.  (AP Photo/Matt Hartman)
Stratolaunch Roc, pesawat terbesar sejagat berhasil melalui uji terbang ke-9. Foto: AP/Matt Hartman
Jakarta -

Stratolaunch Roc, pesawat terbesar sejagat kembali menunjukkan aksinya. Bahkan, penerbangan kali ini memecahkan rekor dari penerbangan sebelumnya.

Pesawat yang dirancang oleh mendiang pendiri Microsoft Paul Allen itu berhasil menyelesaikan uji terbang pada Jumat (13/1) waktu Amerika Serikat (AS).

Terbang di atas wilayah gurun Mojave California, AS, Stratolaunch Roc mampu mengangkasa selama enam jam di atas ketinggian 22.500 kaki atau 6.860 meter, yang mana itu menjadi sebuah rekor terbang terlama dibandingkan sebelumnya.

Pesawat terbesar sejagat, Stratolaunch Roc,  berhasil melalui uji terbang ke-9 dan pecahkan rekor saat mengangkasa di atas gurun Mojave, California, AS, Jumat (13/1/2023).Pesawat terbesar sejagat, Stratolaunch Roc, berhasil melalui uji terbang ke-9 dan pecahkan rekor saat mengangkasa di atas gurun Mojave, California, AS, Jumat (13/1/2023). Foto: Gauntlet Aerospace/Christian Turner

Adapun ini merupakan uji terbang ke-9 secara keseluruhan dan yang kedua di mana pesawat terbesar sejagat tersebut mengangkut kendaraan hipersonik Talon-A.

"Tim kami yang luar biasa terus membuat kemajuan dalam jadwal pengujian kami, dan melalui kerja keras mereka kami semakin dekat dengan pemisahan yang aman dan uji terbang hipersonik pertama kami," ujar CEO dan Presiden Stratolaunch, Zachary Krevor dikutip dari Space, Senin (16/1/2023).

Lebih lanjut, dengan keberhasilan dari uji terbang Stratolaunch Roc kali ini dapat memberikan data bagi perusahaan dalam mengurangi risiko dan pelepasan kendaraan hipesonik Talon-A berjalan lancar di tes berikutnya.

Pada akhir ini, perusahaan dijadwalkan melakukan tes "captive carry", yakni meletakkan dasar untuk tes jatuh Talon-A.

"Kami sangat bersemangat untuk apa yang akan terjadi tahun ini, karena kami menghadirkan layanan uji penerbangan hipersonik secara online untuk pelanggan kami dan nasional," ucapnya.

Paul Allen mendirikan Stratolaunch pada 2011, yang mana tujuan awalnya adalah meluncurkan roket ke luar angkasa yang dilakukan dari udara. Konsep ini yang juga tengah dikerjakan Virgin Orbit dengan roket LauncherOne dan Northrop Grumman dengan Pegasusnya.

Allen yang meninggal pada 2018. Perusahaan itu pun dibeli oleh Cerberus Capital Management dan mulai mengalihkannya, yakni peluncuran kendaraan hipersonik.

Dijuluki sebagai pesawat terbesar karena Stratolaunch Roc karena punya bobot 226,7 ton dengan rentang sayap 117 meter. Selain itu, si raksasa satu ini memiliki enam mesin jet yang disertai dengan 28 roda.

Bila dibandingkan dengan Antonov An-225 Mriya yang baru dihancurkan oleh Rusia yang melakukan invasi ke Ukraina sejak 24 Februari 2022, Stratolaunch Roc punya dua badan dengan menggabungkan dua jet jumbo Boeing 747.



Simak Video "Rusia Gunakan Rudal Balistik Hipersonik Dalam Serangannya ke Ukraina "
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT