Mars Pernah Kena Mega Tsunami Akibat Dihantam Asteroid

Mars Pernah Kena Mega Tsunami Akibat Dihantam Asteroid

ADVERTISEMENT

Mars Pernah Kena Mega Tsunami Akibat Dihantam Asteroid

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 05 Des 2022 08:00 WIB
NASA: Belasan Asteroid Lintasi Bumi di Bulan Juni
Mars Pernah Dilanda Megatsunami Akibat Hantaman Asteroid. Foto: DW (SoftNews)
Jakarta -

Sebuah penelitian menemukan, mega tsunami yang melanda Mars sekitar 3,4 miliar tahun lalu, disebabkan oleh asteroid yang menghantam salah satu lautannya.

Peristiwa ini setara dengan peristiwa tabrakan Chicxulub yang meninggalkan jejak berupa kawah kuno yang terkubur di Semenanjung Yukatan, Meksiko, dan diyakini telah memusnahkan dinosaurus dari muka Bumi sekitar 66 juta tahun yang lalu.

Mega tsunami adalah tsunami yang mencapai ketinggian lebih dari 100 meter. Menurut para ahli geologi, mega tsunami biasanya disebabkan oleh tanah longsor yang sangat besar, seperti runtuhnya sebuah pulau, ke laut atau samudra, letusan gunung berapi, atau tumbukan sebuah meteor raksasa. Mega tsunami dapat naik hingga berkilo-kilo meter, dengan kecepatan 890 kilometer per jam, dan dapat menerjang daratan hingga sejauh 100 km.

Para peneliti, yang dipimpin oleh Alexis Rodriguez dari Planetary Science Institute di Arizona, juga menyatakan bahwa Viking 1 Lander NASA, yang dikerahkan dalam misi untuk menemukan bukti kehidupan di Mars pada tahun 1976, bisa saja mendarat di dekat kawah mega tsunami ini.

"Penyelidikan kami memberikan jawaban baru, bahwa mega tsunami terdampar di pantai, menempatkan sedimen di sebuah area tempat pendarat Viking 1 mendarat sekitar 3,4 miliar tahun kemudian," kata Rodriguez seperti dikutip dari Interesting Engineering, Senin (5/12/2022).

Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports menganalisis peta permukaan Mars yang dibuat dengan menggabungkan gambar dari misi eksplorasi Mars sebelumnya, dan mengidentifikasi keberadaan kawah tumbukan yang dapat menyebabkan megatsunami.

Terbentuknya kawah Pohl di Mars

Diameter kawah bernama Pohl yang disebabkan oleh tumbukan asteroid, diperkirakan berukuran 110 kilometer. Area tumbukan, yang teridentifikasi terjadi di area yang dikenal sebagai Chryse Planitia di utara khatulistiwa Mars itu, diyakini merupakan lautan di masa lalu.

Berbagai simulasi yang dilakukan berdasarkan diameter kawah membuat para ilmuwan menyimpulkan bahwa kawah dengan dimensi yang mirip dengan Pohl disebabkan oleh hantaman asteroid sepanjang sembilan kilometer yang melepaskan 13 juta megaton energi TNT.

Kawah sebesar Pohl juga bisa diakibatkan hantaman asteroid sepanjang tiga kilometer yang melepaskan 0,5 juta megaton energi TNT. Sebagai gambaran, uji coba bom nuklir paling kuat di dunia, Tsar Bomba, menghasilkan 57 megaton energi TNT.

Dampak dari megatsunami

Simulasi yang dilakukan oleh tim dengan perkiraan tersebut, memicu tsunami dengan gelombang setinggi 250 meter dan berdampak pada area sejauh 1500 kilometer) dari pusat gempa.

"Terutama, goncangan seismik yang terkait dengan dampak akan berenergi sangat kuat sehingga bisa mengeluarkan material dasar laut ke dalam mega tsunami, memadatkan beberapa gelombang menjadi aliran puing-puing," kata Rodriguez.

Ia menambahkan, langkah selanjutnya bagi tim adalah merinci Pohl sebagai lokasi pendaratan untuk menyelidiki bagaimana kimia lautan berevolusi, tingkat kelayakhuniannya, dan kemungkinan catatan geologis yang berisi bukti bukti kehidupan saat ini atau yang telah punah.



Simak Video "NASA Temukan Asteroid Seukuran Truk Mendekati Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT