80 Tahun Tenggelam, Kapal Nazi Masih Menyusahkan

80 Tahun Tenggelam, Kapal Nazi Masih Menyusahkan

ADVERTISEMENT

80 Tahun Tenggelam, Kapal Nazi Masih Menyusahkan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 29 Okt 2022 22:36 WIB
Bangkai kapal Nazi
Bangkai kapal Nazi. Foto: Live Science
Jakarta -

Bangkai kapal milik Nazi di dasar laut dekat Belgia ini sudah tenggelam selama 80 tahun, tapi tetap masih menyusahkan, terutama bagi lingkungan hidup. Dalam riset baru, kapal patroli yang ditenggelamkan pesawat tempur Inggris di tahun 1942 itu masih membocorkan bahan kimia berbahaya.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Marine Science, polutan dari bangkai kapal itu, termasuk polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs), berdampak buruk pada lingkungan bawah laut di dekatnya.

Periset juga menduga ada ribuan bangkai kapal perang lainnya yang berada di antara wilayah Inggris dan benua Eropa, bisa menebarkan dampak negatif yang sama pada area laut.

"Logam berat dapat berasal dari berbagai sumber di bangkai kapal itu. PAH dan bahan peledak lebih jelas terkait dengan muatan bahan bakar fosil dan amunisi," tulis para peneliti yang dikutip detikINET dari Live Science, Sabtu (29/10/2022).

Akan tetapi ada indikasi bahwa kehidupan laut sebenarnya sudah beradaptasi dengan keberadaan bangkai kapal itu, terutama bakteri. Dalam studi ini, kapal yang diriset adalah V-1302 John Mahn.

Kapal bersangkutan sebenarnya adalah kapal ikan saat dibuat di tahun 1927. Pada saat Perang Dunia II pecah di 1939, kapal ini diambil oleh Angkatan Laut Jerman dan diberi nama Kfiegsmarine oleh Nazi. Kemudian, kapal tersebut turut dalam berbagai operasi perang yang penting.

Tahun 1942, jet tempur Inggris memborbardir kapal Nazi ini hingga tenggelam. Sebanyak 12 kru meninggal dunia, sedangkan 26 kru berhasil diselamatkan oleh kapal Jerman lain yang berada di dekatnya. Lokasi bangkainya di kedalaman laut sekitar 35 meter.



Simak Video "Penemuan Bangkai Kapal Berisi Harta Karun Koin di Kolombia"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT