Tren Antariksa Akan Banyak Elon Musk Berikutnya

Tren Antariksa Akan Banyak Elon Musk Berikutnya

ADVERTISEMENT

Tren Antariksa Akan Banyak Elon Musk Berikutnya

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 28 Okt 2022 15:30 WIB
Elon Musk diketahui melakukan diet puasa dan berhasil turun 9 kg. Hal ini diketahui melalui cuitannya di Twitternya @elonmusk. Diet ini merupakan saran dari teman baiknya usai dirinya merasa tidak percaya diri karena berat badannya.
Tren antariksa akan melahirkan banyak Elon Musk selanjutnya (Foto: AP/Jae C. Hong)
Jakarta -

Teknologi antariksa kini tak hanya menjadi ranah pemerintah. Di negara-negara maju, sejumlah orang lewat perusahaan yang mereka dirikan, seperti Elon Musk, punya andil besar di bidang ini.

Hal ini disampaikan Kepala OR penerbangan antariksa, Dr.Robertus Heru Triharjanto saat konferensi pers 3rd Space Economy Leaders Meeting (Space20) di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/10/2022).

"Teknologi antariksa yang dulunya menjadi ranah pemerintah karena pengembangan teknologinya mahal, dan berdampak pada pertahanan dan keamanan sebuah negara, sekarang sudah berubah," sebutnya.

"Ikon dari ekonomi keantariksaan yang teman-teman Gen Y dan Z kenal tentunya Elon Musk. Dia adalah pengusaha yang seperti negara, dia punya kemampuan meluncurkan roket sendiri," lanjutnya memberi contoh.

Heru mengatakan, tidak banyak yang seperti Elon Musk di dunia. Namun, kehadiran orang seperti Elon Musk akan menjadi tren di industri keantariksaaan ke depannya.

Space20 G203rd Space Economy Leaders Meeting (Space20) di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/10). Foto: BRIN

"Teknologi keantariksaan bukan lagi ranahnya sebuah negara tetapi menjadi ranah swasta, karena dampaknya bukan lagi terhadap pertahanan dan keamanan negara, tetapi dampak ekonomi. Dampak ekonomi itu, berarti kalau kita invest akan ada return," jelas Heru.

Ini menjadi salah satu pembahasan di 3rd Space Economy Leaders Meeting (Space20). Bersama badan antariksa negara-negara anggota G20 lainnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendiskusikan bagaimana teknologi antariksa dimanfaatkan secara damai dan mendukung pembangunan ekonomi.

"Semua setuju bahwa space technology adalah economy enabler di zaman sekarang. Investasi di space economy akan jadi driver economy, dan ini untuk menciptakan kemandirian serta high value job untuk generasi muda ke depannya," tutupnya.

Simak video 'Resmi Jadi Pemilik Twitter, Elon Musk Pecat CEO':

[Gambas:Video 20detik]



(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT