Duh! Bolong Lapisan Ozon Setara dengan Satu Benua

Duh! Bolong Lapisan Ozon Setara dengan Satu Benua

ADVERTISEMENT

Duh! Bolong Lapisan Ozon Setara dengan Satu Benua

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 17 Okt 2022 19:45 WIB
lubang ozon di arktik
Bolong Lapisan Ozon Setara dengan Satu Benua. Foto: DLR/BIRA/ESA
Jakarta -

Lubang di lapisan ozon di atas Antartika mencapai puncak tahunannya pada 5 Oktober, yakni seluas 26,4 juta kilometer persegi. Meskipun ini tahun ketiga berturut-turut lubang ozon meluas ke ukuran sebesar ini, tren keseluruhan menunjukkan bahwa lubang itu sebenarnya masih menyusut.

Jika kalian membayangkan sebesar apa lubang ozon 26,4 juta kilometer, ini setara dengan satu benua. Perbandingan terdekat mungkin benua Amerika Utara yang luas wilayahnya sekitar 24,71 juta km persegi.

"Semua data mengatakan ozon sedang membaik. Pelebaran lubang ozon memang terjadi pada Agustus dan Oktober. Pelebaran lubang ozon sedikit lebih buruk di tahun ini karena cuaca yang sedikit lebih dingin di tahun ini," kata Kepala Ilmuwan Bumi di Goddard Space Flight Center NASA Paul Newman, dikutip dari IFL Science.

Penipisan ozon di atas wilayah Kutub Selatan, disebabkan oleh senyawa klorin yang tinggi di stratosfer, yang sebagian besar berkaitan dengan penggunaan historis chlorofluorocarbon (CFC).

Untuk diketahui, senyawa CFC atau lebih dikenal dengan sebutan freon merupakan senyawa haloalkana yang digunakan sebagai cairan pendingin atau refrigerant.

CFC sering digunakan sebagai blowing agent dalam proses pembuatan foam (busa), sebagai cairan pembersih (solvent) bahan aktif untuk pemadam kebakaran, bahan aktif untuk fumigasi di pergudangan, pra-pengapalan, dan produk-produk pertanian dan kehutanan. CFC juga digunakan sebagai bahan "pendorong" untuk penyemprot (aerosol).

Selama musim dingin Antartika, suhu menjadi cukup rendah untuk awan stratosfer kutub (PSC) terbentuk di ketinggian. PSC ini kemudian menyediakan permukaan untuk reaksi kimia yang mengubah CFC menjadi bentuk yang lebih aktif seperti gas klorin.

Ketika sinar Matahari kembali pada awal musim semi kutub, radiasi ultraviolet memecah molekul gas klorin ini dan melepaskan atom klorin, yang kemudian berinteraksi dengan dan menghancurkan molekul ozon. Untuk alasan ini, lubang ozon Antartika selalu tumbuh selama musim semi, namun akhirnya stabil ketika suhu menjadi terlalu tinggi.

Semakin dingin musim semi, semakin besar potensi kerusakan yang menjelaskan mengapa beberapa tahun terakhir terlihat lubang ozon yang sangat besar.

Tahun ini, misalnya, suhu stratosfer mencapai titik terendah -94 derajat Celcius pada 11 Agustus, tetapi telah meningkat menjadi -82 derajat Celcius pada 11 Oktober. Secara kritis, angka selanjutnya ini masih lebih rendah dari suhu minimum, suhu yang dibutuhkan untuk pembentukan PSC.

Pengukuran lubang ozon oleh NASA sendiri menunjukkan bahwa lubang itu telah menyusut kembali menjadi 22,67 juta kilometer persegi pada 11 Oktober. Ketebalan minimum ozon di atas wilayah Kutub Selatan tercatat sebesar 97 unit Dobson pada 1 Oktober, tetapi naik menjadi 105 unit Dobson sepuluh hari kemudian.

Sebagai referensi, Bumi tertutup oleh lapisan ozon dengan ketebalan standar 220 unit Dobson. Nilai di bawah jumlah ini tidak terlihat di Antartika sebelum 1979, dan selalu dikaitkan dengan perusakan ozon terkait senyawa CFC.

Untungnya, lapisan ozon telah membaik selama beberapa dekade, sebagian besar berkat Protokol Montreal 1987 yang melarang penggunaan CFC. Sementara tingkat tahunan berfluktuasi, ukuran lubang terus menurun sejak mencapai ketinggian sepanjang masa yakni 29,9 juta kilometer persegi pada September 2000.

Selain karena suhu dingin, pelebaran lubang ozon yang relatif besar tahun ini diduga juga dikarenakan penggunaan CFC secara ilegal oleh pabrik-pabrik di China.

Selain itu, Brian Toon dari University of Colorado mengatakan bahwa kebakaran hutan besar di Australia dan letusan gunung berapi bawah laut baru-baru ini di Tonga dapat turut berdampak pada lapisan ozon.



Simak Video "2 Bibit Siklon Tropis Pengaruhi Cuaca Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT