Hari Ini Matahari Tepat di Khatulistiwa, Picu Panas Ekstrem?

ADVERTISEMENT

Hari Ini Matahari Tepat di Khatulistiwa, Picu Panas Ekstrem?

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 23 Sep 2022 18:40 WIB
Suhu panas dan terik di Jakarta terhitung tembus 35 derajat celcius. Hal itu disebabkan posisi matahari dan minimnya awan.
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Fenomena Matahari tepat di khatulistiwa atau ekuinoks yang terjadi pada hari ini, 23 September 2022, kerap disertai kabar beredar yang menyebutkan bahwa peristiwa ini memicu panas ekstrem.

Disebutkan bahwa cuaca yang sangat panas di sejumlah wilayah di Indonesia, menyebabkan suhu di siang hari bisa mencapai 40 derajat celcius. Masyarakat juga dianjurkan menghindari minum es atau air dingin.

Informasi yang kerap beredar melalui pesan berantai di aplikasi messenger dan media sosial ini tentu saja hoax belaka. Hal ini sudah berulang kali diklarifikasi, salah satunya oleh Pusat Riset Antariksa BRIN.

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Andi Pangerang menjelaskan, saat sinar Matahari datang tegak lurus dengan permukaan Bumi intensitas sinar atau radiasi akan maksimum.

"Akan tetapi intensitas ini tidak serta merta mempengaruhi kenaikan suhu di permukaan Bumi saat siang hari di wilayah yang mengalami hari tanpa bayangan," ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi BRIN.

Hal ini dikarenakan kenaikan suhu tidak hanya dipengaruhi oleh sudut penyinaran, melainkan juga oleh tutupan awan, kelembaban, dan jumlah bibit awan hujan. Semakin kecil tiga faktor tersebut, maka suhu permukaan Bumi akan semakin tinggi saat tengah hari.

"Jarak Bumi-Matahari juga sedikit berperan dalam kenaikan dan penurunan suhu rata-rata global permukaan Bumi, meskipun hanya kurang lebih 2,4OC," imbuhnya.



Simak Video "Pria Ngaku Dewa Matahari Alami Gangguan Jiwa, Kasusnya Dihentikan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT