Menengok Pabrik Nyamuk Super yang Dibiayai Bill Gates

Menengok Pabrik Nyamuk Super yang Dibiayai Bill Gates

ADVERTISEMENT

Menengok Pabrik Nyamuk Super yang Dibiayai Bill Gates

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 24 Agu 2022 09:45 WIB
Pabrik nyamuk wolbachia
Telur nyamuk ber-Wolbachia. Foto: Gates Notes
Jakarta -

Penanggulangan nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan demam berdarah, Zika, demam kuning dan lainnya bukan dengan memberantasnya, namun dengan membuatnya tidak lagi dapat menularkan penyakit tersebut. Seperti itulah yang dibahas dalam blog terbaru Bill Gates bertajuk 'Apakah kita bisa mengakali hewan paling mematikan di dunia?'.

Bill Gates mendanai penelitian nyamuk yang diinfeksi bakteri Wolbachia, sehingga tidak dapat lagi menularkan demam berdarah. Salah satu pusat risetnya di Yogyakarta, tapi pabrik terbesarnya berada di Medelin, Kolombia.

"Di bangunan dua lantai, ilmuwan bekerja berjam-jam di laboratorium untuk membiakkan jutaan nyamuk. Mereka merawatnya dari larva sampai dewasa, menjaga temperaturnya tepat dan memberinya makan," tulis sang pendiri Microsoft di blognya.

Kemudian, nyamuk itu dilepaskan agar berkembang biak dengan nyamuk liar. Bakteri Wolbachia pun menyebar sehingga virus penyakit bisa dicegah. Hal itu sudah terbukti dalam penelitian di Yogyakarta, di mana kasus demam berdarah bisa ditekan 77% di area dengan nyamuk ber-Wolbachia.

Penelitian tersebut digawangi oleh World Mosquito Programs (WMP). Disebutkan bahwa permintaan terhadap nyamuk ber-Wolbachia terus bertambah dan perlu diproduksi sampai ratusan juta nyamuk.

"Hal itu membawa kita kembali ke Medellin yang saat ini adalah fasilitas pembiakan nyamuk terbesar di dunia, memproduksi 30 juta nyamuk per minggu," cetus Bill Gates.

Awalnya bukan perkara mudah untuk memproduksi nyamuk ber-Wolchia, akan tetapi saat ini, pabrik di Medelin itu telah menyempurnakan prosesnya sehingga bisa membiakkan dan melepaskan serangga itu dalam skala besar.

"Saat pabrik itu membiakkan jutaan telur dan nyamuk dewasa, maka siap dilepaskan. Telurnya dikemas di kapsul, diberikan pada warga untuk ditaruh di air agar menetas. Telur bisa diantar dengan mudah dan ditetaskan jika diperlukan. Pabrik itu juga melepaskan ribuan nyamuk dewasa dari motor yang mengelilingi kota," tambah pria berkacamata itu.

"Bertahun-tahun lalu, ide melepaskan nyamuk sebagai sekutu untuk melawan penyakit dianggap gila. Namun dukungan terhadap solusi inovatif ini sudah tumbuh di seluruh dunia. Nyamuk mengagumkan itu sudah terbang dan menyelamatkan nyawa," pungkas Bill Gates.



Simak Video "Bill Gates Dukung Riset Atasi Demam Berdarah di Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT