Bumi Terpanggang, Penyakit Baru Bisa Bermunculan!

ADVERTISEMENT

Eureka!

Bumi Terpanggang, Penyakit Baru Bisa Bermunculan!

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 10 Agu 2022 11:15 WIB
ilustrasi cuaca panas bali
Bumi Terpanggang, Penyakit Baru Bisa Bermunculan! Foto: dok.detikhealth
Jakarta -

Pemanasan global membuat Bumi makin sekarat. Kenaikan suhu Bumi bisa memberikan berbagai dampak salah satunya bermunculannya penyakit-penyakit baru. Hal ini dijelaskan oleh Siswanto M.Sc, peneliti cuaca dan iklim ekstrem dari Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) dalam acara 'Eureka! Edisi 7: Bumi Akhir Zaman'.

Berdasarkan penjelasannya, Indonesia pernah memiliki rekor suhu terpanas yakni suhu 40° di NTT. Kendati demikian, ia mencatat bahwa Indonesia belum pernah mengalami yang disebut dengan gelombang panas.

Gelombang panas adalah jika terjadi perubahan suhu maksimum siang hari yang lebih panas 5° dari biasanya. Selain itu, untuk disebut gelombang panas, kenaikan suhu 5° itu terjadi minimal lima hari berturut-turut.

"Misalkan di Jakarta 40° Celcius padahal rata-rata normalnya adalah 32°, kalau terjadi seminggu itu sudah gelombang panas. Nah kita belum pernah mengalami tuh di lokasi-lokasi di Indonesia," jabar Siswanto.

Tapi mari berandai-andai, apabila gelombang panas datang dialami Indonesia, apa yang akan terjadi? Jawabannya, tentu kesehatan manusia akan diuji. Ketika suhu naik, tubuh akan berusaha beradaptasi. Meskipun Indonesia sudah terbiasa dengan cuaca yang panas, Siswanto mengatakan tetap ada risikonya.

"Jika ini akan terjadi terus peningkatannya di Indonesia, mungkin mengancam kemampuan thermo regulatory dari tubuh kita. Sehingga barangkali, seperti dehidrasi kemudian juga penyakit-penyakit yang berkaitan dengan kemampuan daya tahan tubuh dan juga kulit akan ada pengaruhnya ke depannya," tandasnya.



Simak Video "Penampakan Ikan-ikan yang Mati Akibat Gelombang Panas di Prancis"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT