Pemanasan Global Bikin Beruang Kutub Beradaptasi Hidup Tanpa Es

ADVERTISEMENT

Pemanasan Global Bikin Beruang Kutub Beradaptasi Hidup Tanpa Es

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 19 Jun 2022 22:00 WIB
Beruang kutub
Pemanasan Global Bikin Beruang Kutub Beradaptasi Hidup Tanpa Es. Foto: CNN
Jakarta -

Populasi beruang kutub yang terisolasi telah ditemukan di tenggara Greenland 1, yang tidak punya laut es hampir sepanjang tahun. Padahal, beruang kutub dengan nama ilmiah Ursus maritimus, biasanya membutuhkan es untuk bertahan hidup.

Di satu sisi, penemuan ini meningkatkan harapan bahwa beberapa anggota spesies ini dapat bertahan hidup di kondisi hilangnya es secara signifikan yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Para peneliti mengidentifikasi sub-populasi yang berbeda secara genetik yang tinggal di fjord Greenland tenggara, yang dikelilingi oleh pegunungan dan lapisan es di barat, dan lautan di timur. Karena wilayah ini berada jauh di selatan, lapisan es laut hanya berlangsung sekitar 100 hari setiap tahun.

Beruang kutub membutuhkan akses ke es laut Arktik untuk berburu anjing laut. Jadi, dengan berkurangnya es laut di wilayah tersebut karena pemanasan global, hewan-hewan tersebut diperkirakan hampir punah pada akhir abad ini.

Tetapi, seperti dikutip dari Nature, sub-populasi yang terisolasi telah menemukan cara untuk berburu tanpa es. Kelompok tersebut, yang terdiri dari 27 betina dewasa, telah beradaptasi untuk berburu di atas es yang telah membelah gletser (disebut glacial mélange).

Tim peneliti menggunakan analisis genetik untuk mengetahui bahwa populasi ini telah diisolasi dari populasi beruang kutub lainnya di sepanjang pantai timur Greenland setidaknya selama 200 tahun.

Data pelacakan dari beruang yang ditandai, mengkonfirmasi bahwa mereka tidak bergerak jauh. Misalnya, ketika anggota kelompok keluar dari fjord, platform es tempat mereka duduk terkadang terjebak dalam arus deras yang mengalir ke pantai timur Greenland.

"Kapan pun ini terjadi, mereka akan terjebak dalam arus yang merobek pantai dan mereka benar-benar akan melompat, berenang ke darat dan berjalan kembali ke rumah," kata penulis utama Kristin Laidre, ahli ekologi hewan di University of Washington di Seattle.

Keberadaan populasi kecil ini dalam kondisi tutupan es laut yang rendah menunjukkan ada kemungkinan spesies tersebut dapat bertahan hidup, bahkan saat es laut mundur lebih jauh ke utara setiap tahun.

"Kelompok beruang kecil yang berbeda secara genetik ini dapat menjelaskan bagaimana beruang kutub sebagai spesies dapat bertahan di Kutub Utara yang bebas es," kata Laidre.



Simak Video "Lapisan Es di Pegunungan Alpen Mencair Drastis"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT