Ngeri! Belut Purba Penghisap Darah Muncul Lagi

ADVERTISEMENT

Ngeri! Belut Purba Penghisap Darah Muncul Lagi

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 16 Jun 2022 05:46 WIB
Belut purba
Ngeri! Belut Purba Penghisap Darah Muncul Lagi (Foto: Pen News/Sean Blocksidge)
Jakarta -

Hewan purba berwujud belut penghisap darah, dengan mulut penuh gigi yang bisa berputar-putar, muncul lagi untuk pertama kalinya Oktober 2021, setelah pencarian selama 20 tahun.

Sean Blocksidge, pemandu wisata di Margaret River, Australia, mendengar legenda lokal tentang ikan lamprey yang bermigrasi ke air terjun setempat. Dia mengatakan tidak ada yang pernah melihatnya dalam satu dekade.

Lamprey, makhluk seperti belut yang tidak memiliki rahang, berevolusi jutaan tahun yang lalu dan memiliki reputasi kerap meminum darah mangsanya.

"Mencari lamprey sama seperti mencari yeti atau monster Loch Ness," kata Sean seperti dikutip dari Mirror, Kamis (16/6/2022).

Setelah kurang lebih 20 tahun mencari, dia menemukan enam lamprey sekaligus. Dia awalnya tidak percaya momen itu sungguh nyata.

"Itu adalah semacam momen nyata. Saya telah mendengar begitu banyak cerita dari orang-orang tua tentang bagaimana lamprey biasa bermigrasi dalam ribuan ke atas air terjun. Tapi kami belum pernah melihat mereka di Margaret River selama lebih dari satu dekade," ujarnya.

Sean menemukan makhluk tersebut di Air Terjun Yalgardup, di mana ia dan rombongan tur yang dipandunya berhenti sejenak membahas sejarah Aborigin dan Eropa.

"Saya melihat ke bawah ke dalam air dan itu tampak seperti tabung biru panjang di air dangkal. Kelihatannya agak aneh karena kami sangat jarang menemukan sampah di sungai," kisahnya.

Dia kemudian turun ke air untuk melihat lebih dekat. Namun dia menemukan ada lebih banyak makhluk serupa lainnya di tempat itu, mencoba naik ke air terjun.

"Ternyata itu adalah lamprey berkantung yang saya cari-cari selama 20 tahun terakhir. Grup wisatawan pun ikut senang. Mereka dengan cepat menyadari pentingnya melihat makhluk semacam ini, begitu kami menjelaskan betapa langkanya mereka," ujarnya antusias.

Lamprey berkantung menghabiskan kehidupan awalnya di air tawar, sebelum bermigrasi ke hilir ke laut di mana ia menghabiskan masa dewasanya dengan memakan ikan lain. Mereka kemudian kembali ke sungai untuk bertelur dan mati.

Lamprey terlihat seperti belut, dan memiliki mulut seperti hewan purba yang tampak mengerikan dan dipenuhi dengan gigi yang bisa mencengkeram.

"Tapi secara keseluruhan mereka adalah makhluk yang sangat cantik dengan mata biru yang berwarna-warni, insang yang terlihat jelas, dan tubuh ramping yang panjang dan kuat," kata Sean.

Lamprey berisiko terancam punah karena perubahan iklim dan meningkatnya salinitas di perairan tempat mereka berkembang biak.

"Mereka adalah dinosaurus yang hidup dan telah ada selama lebih dari 200 juta tahun, tetapi mereka benar-benar terdampak perubahan iklim. Sistem sungai di tempat kami telah mengering lebih dari 20% dalam dua dekade terakhir dan ini diperkirakan mempengaruhi populasi mereka," ujarnya.

"Menariknya, tahun ini adalah musim dingin yang sangat basah dan lamprey jelas tahu ini adalah tahun yang baik untuk bermigrasi ke sistem sungai ini lagi," tutupnya.



Simak Video "Fosil Dinosaurus Meraxes Gigas Ditemukan di Argentina"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT