5 Manusia dengan Kemampuan X-Men di Kehidupan Nyata

5 Manusia dengan Kemampuan X-Men di Kehidupan Nyata

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 12 Mei 2022 21:45 WIB
3D medical background with DNA strand
5 Manusia dengan Kemampuan X-Men di Kehidupan Nyata! Foto: Thinkstock
Jakarta -

Mutan tidak hanya ada di film fiksi Marvel. Ada banyak orang yang punya gen langka yang membuat mereka memiliki kemampuan super dibandingkan dengan kita semua.

Mutasi adalah cara alam menambahkan varian baru ke dalam kumpulan genetik. Jika sifat-sifat ini menguntungkan (atau setidaknya tidak berbahaya), mereka diturunkan dari generasi ke generasi sampai mereka menjadi bagian normal dari kumpulan gen spesies yang lebih besar. Tanpa mutasi, evolusi tidak akan mungkin terjadi, spesies tidak akan pernah bisa mendapatkan kemampuan atau atribut baru.

Ini dia manusia yang dianugerahi dengan genetik yang langka dan sudah diverifikasi secara medis, mengutip PCMag.

1. Super endurance!

Juara ski Olimpiade Finlandia Eero Mantyranta adalah olahragawan Finlandia. Jika dites, ia mungkin terdeteksi menggunakan doping hormon walaupun dia mungkin tidak membutuhkannya.

Mantyranta memiliki kekuatan daya tahan genetik super. Bersama dengan anggota keluarga besarnya yang lain, Mantyranta memiliki kondisi akibat mutasi pada gen reseptor eritropoietin. Hal ini menghasilkan kemampuan untuk membawa 50% lebih banyak oksigen dalam aliran darahnya.

2. Super strength!

Liam Hoekstra menjadi berita utama pada tahun 2009 sebagai 'balita terkuat di dunia'. Ia memiliki kondisi genetik langka di mana tubuhnya memblokir protein myostatin, yang menghambat pertumbuhan otot. Individu atau hewan dengan defisiensi ini cenderung memiliki otot yang jauh lebih besar dengan sedikit lemak tubuh.

Liam secara alami lebih kuat dari semua rekan-rekannya tanpa melakukan latihan apa pun. Satu-satunya kelemahan dari kondisinya adalah dia harus makan lebih banyak dari kebanyakan orang untuk mengikuti kondisi tubuhnya.

3. Hyper photographic memory!

Marilu Henner hanyalah salah satu dari 25 kasus yang dikonfirmasi dengan hyperthymesia. Kondisi ini memungkinkan dia untuk mengingat dengan tepat detail terkecil dari hidupnya di hampir setiap harinya. Dia mengatakan kepada ABC bahwa menjelajah ingatannya seperti melihat 'video kecil bergerak secara bersamaan'.

"Ketika seseorang memberi saya tanggal atau tahun atau sesuatu, saya melihat semua montase film kecil ini, pada kontinum waktu, saya menggulir dan melihatnya," katanya.

4. Super flexibility!

Javier Botet memiliki kondisi genetik yang dikenal sebagai sindrom Marfan, yang mempengaruhi jaringan ikat di seluruh tubuh. Orang dengan Marfan cenderung sangat tinggi, dengan anggota badan dan jari yang panjang, dan memiliki fleksibilitas yang tidak normal.

Marfan adalah penyakit spektrum, yang berarti bahwa kasus yang parah dapat menyebabkan cacat yang mengancam jiwa pada jantung dan organ lainnya. Namun, mereka yang memiliki gejala ringan dapat hidup normal dan sehat.

5. Bye-bye tidur!

Peneliti di University of California, San Francisco melakukan tes genetik dan tes tidur. Mereka menemukan seorang ibu dan anak perempuan yang memiliki sifat yang tidak biasa.

Mereka berdua membawa salinan abnormal dari gen yang dikenal sebagai DEC2, yang mempengaruhi ritme sirkadian. Hasilnya adalah mereka cuma butuh tidur yang lebih pendek. Ini adalah disposisi genetik yang dapat mempengaruhi sebanyak 5% dari populasi. Mereka bisa beraktivitas dengan baik hanya dengan 4-6 jam tidur.



Simak Video "Varian Corona 'Mutan Ganda' India Sudah Masuk Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)