Militer China Bikin Jubah Tembus Pandang Buat Kecoh Musuh

ADVERTISEMENT

Militer China Bikin Jubah Tembus Pandang Buat Kecoh Musuh

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 15 Apr 2022 06:28 WIB
Satelit radar mata-mata
Foto: South China Morning Post
Jakarta -

Sekelompok peneliti militer China mengembangkan jubah tembus pandang seperti di film Harry Potter. Alat ini dapat menyembunyikan target militer darat dari satelit radar mata-mata.

Seperti dikutip dari South China Morning Post, menyembunyikan objek dari radar militer canggih adalah hal sulit karena mereka dapat mendeteksi senjata atau infrastruktur yang tidak terlihat oleh kamera biasa.

Radar militer canggih juga tak seperti satelit teleskop yang hanya bekerja di siang hari, karena dapat menghasilkan foto yang jernih saat malam hari.

Para peneliti di Universitas Teknik Angkatan Udara di Xian, Shaanxi, China menyebutkan, bahan baru untuk jubah ini sangat ringan dan fleksibel, tetapi diselimuti sirkuit untuk mengubah pola sinyal radar

"Target yang ditutupi jubah tembus pandang akan tampak seperti sebidang tanah yang datar. Fleksibilitas bahan yang tidak biasa inilah yang dapat membantu membuat objek hampir tidak terlihat bahkan oleh satelit radar," kata pemimpin penelitian Xu Hexiu.

Dalam makalah yang diterbitkan di Journal of Infrared and Millimeter Waves bulan lalu, disebutkan bahwa jubah gaib memiliki beberapa lapisan. Bagian atas adalah kain tipis berupa sirkuit tercetak yang dapat memanipulasi gelombang elektromagnetik.

Tim Xu menggunakan teknologi cetak 3D unik yang dapat menggambar sirkuit pada selembar kain lembut setipis rambut manusia dengan presisi yang sangat tinggi.

Para peneliti kemudian menambahkan lebih banyak lapisan, termasuk plastik dan logam tipis, untuk membuat permukaan yang dapat mengubah arah sinyal balik untuk meniru karakteristik dari tanah datar.

"Banyak metamaterial telah dikembangkan untuk menipu satelit radar, tetapi tidak ada yang bisa bergerak sebebas dan seluas jubah baru yang kami kembangkan," kata Xu.

Ketika gelombang radar mengenai objek yang tidak rata, gelombang tersebut memantul kembali ke berbagai arah. Ini memungkinkan komputer mengetahui ukuran dan bentuknya dengan mengukur perbedaan sinyal.

Menurut perkiraan, teknologi kamuflase dapat melindungi lebih dari 80% persen target militer dari deteksi satelit dan terhindar dari rudal musuh. Namun China belum memberikan detail teknologi jubah tembus pandang ini karena merupakan bagian dari program rahasia militer.



Simak Video "Militer Taiwan Gelar Latihan, Waspadai Serangan China"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/jsn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT