Omicron Bisa Bertahan Lebih dari Seminggu di Permukaan Plastik

Omicron Bisa Bertahan Lebih dari Seminggu di Permukaan Plastik

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 28 Jan 2022 13:15 WIB
Delmicron Covid menjadi perbincangan publik baru-baru ini. Bagaimana fakta terbarunya? Benarkah Delmicron kombinasi dari varian Delta dan Omicron?
Omicron Bisa Bertahan Lebih dari Seminggu di Permukaan Plastik. Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Varian Corona Omicron bisa bertahan di kulit selama lebih dari 21 jam, dan lebih dari delapan hari di permukaan plastik. Kemungkinan besar hal ini berkontribusi pada penyebarannya yang lebih cepat dibandingkan dengan jenis lain.

Klaim merupakan hasil sebuah penelitian di Kyoto Prefectural University of Medicine, Jepang. Para peneliti menganalisis perbedaan stabilitas lingkungan virus antara strain SARS-CoV-2 Wuhan dan semua varian yang menjadi perhatian (variant of concern/VOC).

Studi ini menemukan bahwa varian Alpha, Beta, Delta, dan Omicron menunjukkan kelangsungan hidup lebih dari dua kali lipat lebih lama pada permukaan plastik dan kulit dibandingkan strain Wuhan.

"Stabilitas lingkungan yang tinggi dari VOC ini dapat meningkatkan risiko penularan kontak dan berkontribusi pada penyebarannya," kata penulis penelitian seperti dikutip dari NDTV.

"Studi ini menunjukkan bahwa Omicron memiliki stabilitas lingkungan tertinggi di antara VOC lainnya, yang mungkin menjadi salah satu faktor yang memungkinkan varian tersebut menggantikan varian Delta dan menyebar dengan cepat," kata mereka.

Studi menunjukkan, pada permukaan plastik, waktu kelangsungan hidup rata-rata dari strain asli selama 56 jam, varian Alpha selama 191,3 jam, varian Beta selama 156,6 jam, varian Gamma selama 59,3 jam, varian Delta selama 114 jam, dan varian Omicron selama 193,5 jam.

Sedangkan pada sampel kulit, waktu bertahan virus rata-rata adalah 8,6 jam untuk versi aslinya, 19,6 jam untuk Alpha, 19,1 jam untuk Beta, 11 jam Gamma, 16,8 jam untuk Delta dan 21,1 jam untuk Omicron.

"Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam waktu bertahan hidup antara varian Alpha dan Beta, dan mereka memiliki stabilitas lingkungan yang serupa, yang konsisten dengan hasil penelitian sebelumnya," kata para peneliti.

Meskipun varian Alpha, Beta, Delta, dan Omicron menunjukkan sedikit peningkatan resistensi etanol sebagai respons terhadap peningkatan stabilitas lingkungan, semua VOC pada permukaan kulit sepenuhnya dinonaktifkan oleh paparan etanol 35% selama 15 detik.

"Oleh karena itu, sangat disarankan praktik pengendalian infeksi saat ini, dalam hal kebersihan tangan, menggunakan disinfektan. Seperti yang diusulkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia," tambah para peneliti.

Varian Omicron saat ini menjadi perhatian utama karena peningkatan pesat jumlah pasien yang terinfeksi di seluruh dunia.



Simak Video "Kasus Omicron Indonesia: 414 Positif, 979 Probable"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)