Mengenal Teknologi Humidifier di Sharp Air Purifier

Year in Review 2021

Mengenal Teknologi Humidifier di Sharp Air Purifier

Nada Zeitalini Arani - detikInet
Senin, 03 Jan 2022 17:31 WIB
Ilustrasi Humidifier
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Tanpa disadari, udara yang kita hirup pada suatu ruangan tidak selalu sehat. Untuk itu, perlu menjaga kejernihan dan kelembapan udara di dalamnya. Apalagi ruangan tersebut dilengkapi fasilitas Air Conditioner (AC), seperti ruang kantor maupun kamar tidur.

Ruangan dengan fasilitas AC perlu diperhatikan tingkat kelembapannya. Sebab, kelembapan udara yang kurang akan berdampak pada permasalahan kesehatan seperti keringnya selaput lendir mata, keringnya permukaan kulit dan pernafasan. Sedangkan ruangan dengan kelembapan udara yang terlalu tinggi juga dapat memancing virus dan bakteri berkembang biak dengan cepat yang membahayakan kesehatan.

Untuk mengatasi masalah kelembapan udara, Sharp menghadirkan air purifier dengan fungsi ganda yang dilengkapi dengan teknologi humidifier pada tipe KI-L80Y-T. Tak sekadar menjernihkan udara, air purifier tersebut juga memiliki kemampuan untuk menjaga kelembapan udara di ruangan.

Rekomendasi kelembapan terbaik dari hasil riset Sharp adalah 60%. Pada tingkat kelembapan tersebut, virus, jamur, dan bakteri ditekan pertumbuhannya sehingga tidak dapat berkembang biak dan menyebar. Tingkat kelembapan ini juga menunjukkan hasil yang baik untuk mencegah penularan virus corona pada droplet.

Dilansir dari situs resmi Sharp, berdasarkan hasil simulasi pada suatu kasus, seseorang yang batuk di area dengan kelembapan 60% menghasilkan jumlah partikel droplet yang jauh lebih sedikit dan langsung menempel pada permukaan. Sedangkan pada tingkat kelembaban 30% partikel droplet lebih banyak, tetap melayang dan tersuspensi di udara.

"Untuk mencegah infeksi virus, penting untuk menjaga area ruangan pada tingkat kelembaban relatif sekitar 60% dengan humidifikasi, sehingga mampu mencegah mukosa saluran pernapasan manusia mengering, mempertahankan fungsi imun, dan untuk menekan efektivitas penyebaran virus. Kendati demikian, sementara area dengan kelembaban relatif 60% mengurangi jumlah partikel droplet tersuspensi di udara dan menempel pada permukaan benda," ungkap Profesor, Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Shimane, Hironori Yoshiyama, yang dilansir dari situs resmi Sharp.

"Dalam verifikasi ini, teknologi Plasmacluster secara signifikan menonaktifkan SARS-CoV-2 yang terkandung dalam droplet yang melekat di berbagai permukaan dengan kondisi kelembaban udara 60% di mana fungsi perlindungan fisiologis dipertahankan. Hasil terkini juga menunjukkan kemampuan Ion Plasmacluster untuk menekan varian virus strain, yang dapat diterapkan pada varian-varian baru yang berpotensi untuk muncul di masa mendatang," tambahnya.

Air Purifier SharpAir Purifier Sharp Foto: Sharp

Sharp Air Purifier KI-L80Y-T merupakan teknologi paket lengkap yang didukung berbagai keunggulan. Selain dilengkapi teknologi humidifier yang mampu menjaga kelembapan, tipe air purifier dari Sharp ini juga didukung dengan teknologi Plasmacluster yang mampu menjernihkan udara.

Teknologi Plasmacluster menghasilkan dan memancarkan ion positif dan negatif yang sama dengan yang terjadi di alam. Kadar ion Plasmacluster yang sangat pekat telah terbukti dapat memurnikan udara, menghilangkan bau, melembabkan kulit wajah, dan mengurangi listrik statis pada debu partikel kecil.

Kecanggihan air purifier Sharp salah satunya dari teknologi Plasmacluster ini juga telah dipercaya berbagai belahan dunia, termasuk menduduki peringkat nomor satu di Jepang dan ASEAN. Terbukti sejak diperkenalkan tahun 2000 hingga 2019, Sharp sukses mencapai 80 juta unit penjualan. Keunggulan Sharp juga dibuktikan dengan mendapatkan penghargaan Top Brand 2019.



Simak Video "Walaupun Mungil Mobile Ion Generator ini Mampu Minimalisir Terinfeksi Virus dan Bakteri"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/fay)