Fenomena Langka Api 'Zombie' Menyala di Tempat Terdingin Dunia

Fenomena Langka Api 'Zombie' Menyala di Tempat Terdingin Dunia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 12 Des 2021 22:05 WIB
Api di tempat terdingin
Asap yang berasal dari api di bawah salju. Foto: Siberian Times
Siberia -

Di tempat terdingin dunia ini, seharusnya api tidak banyak menyala secara alami karena suhu yang sangat rendah. Namun itulah yang terjadi di area Oymyakin, Rusia, pemukiman manusia yang suhunya paling rendah.

Temperatur di sana bisa turun sampai minus 60 derajat Celcius. Berarti, hanya 7,7 derajat lebih tinggi dari suhu paling rendah yang pernah tercatat di tempat yang tak ada manusianya.

Walaupun udaranya sedemikian dingin, ada api yang menyala di bawah tanah, di bawah lapisan es. Fenomena yang kadang disebut sebagai 'api zombie'.

Tandanya dapat terlihat dari asap yang keluar non stop dari bawah salju, tidak jauh dari Oymayakon dan desa di dekatnya, Khara Tumul. Apa yang menjadi penyebabnya?

Dikutip detikINET dari Daily Mail, api yang menyala di bawah salju itu bahan bakarnya gas metana dan gambut yang melimpah. Nah pada saat musim panas dan salju meleleh, maka apinya dapat menyebar dan menjadi ancaman.

Api zombie ini merupakan fenomena langka yang muncul dengan negara bercuaca dingin ekstrim seperti Kanada dan Rusia. Pakar menyebut api zombie bakal lebih sering muncul karena perubahan iklim.

Itu lantaran pada saat suhu naik karena pemanasan global, lapisan dari permafrost mencair dan melepaskan gas yang terjebak di es sehingga potensi api menyala semakin besar.

Belakangan ini, kebakaran hutan di Yakutia di mana ada area Oymyakon semakin parah. Api tersebut dapat membakar gambut yang akan terus membara selama bertahun-tahun, bahkan di bawah salju.

Api zombie di tempat terdingin dunia pun bukan merupakan hal yang langka. "Api zombie semacam itu tidak sangat jarang. Saya tahu ada api zombie yang terbakar selama beberapa tahun tidak jauh dari sini," kata Semyon Sivtsev, warga setempat.



Simak Video "Terobos Palang Perlintasan, Pemotor di Karawang Tewas Disambar Kereta"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/vmp)