WHO Dituduh Keliru Soal Teori COVID-19 Bocor dari Lab

ADVERTISEMENT

WHO Dituduh Keliru Soal Teori COVID-19 Bocor dari Lab

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 21 Nov 2021 09:25 WIB
Wuhan Institute of Virology (WIV) tempat riset Virus Corona di China
Wuhan Institute of Virology (Foto: Hector Retamal/AFP via Getty Images)
Jakarta -

Riset terbaru menegaskan dugaan COVID-19 berasal dari pasar di Wuhan, China. Tidak hanya itu, WHO dituduh salah soal teori virus dari lab.

Professor Michael Worobey, pakar biologi evolusioner dari University of Arizona mempublikasikan riset terbaru di jurnal Science. Dia meragukan teori COVID-19 bocor dari laboratorium.

Dilansir dari News.com seperti dilihat, Minggu (21/11/2021) meneliti data rumah sakit, berita dan kasus-kasus awal COVID-19. Tujuannya menyelidiki asal virus. Dia memakai rekaman audio/video para dokter, manajemen rumah sakit dan pasien awal atas nama Zhang Jixian, Xia Wenguang, Wei Guixian, Chen Honggang, Ai Fen dan Yuan Yufeng.

Dia percaya, kasus pertama adalah perempuan penjual seafood di pasar. Dia membantah analisa WHO bahwa kasus pertama adalah akuntan pria berusia 41 tahun.

Pria yang disebut WHO itu tinggal 30 km dari Pasar Huanan dan Worobey yakin tidak ada kaitannya. Dia mulai bergejala tanggal 16 Desember, bukan 8 Desember seperti yang dilaporkan WHO.

Worobey yakin karena didukung data rumah sakit. Menurut dia, terjadi kekacauan data karena pria tersebut masuk IGD tanggal 8 Desember, tapi karena masalah gigi. Diduga dia tertular COVID-19 saat di RS atau dalam kendaraan umum pulang ke rumah.

Sementara itu, Worobey yakin perempuan penjual seafood yang bergejala pada 11 Desember adalah kasus pertama. Kasus si pria itu diduga Worobey untuk mendorong narasi kebocoran lab, karena si pria tidak pergi ke pasar.

"Ini mengarah pada klaim pandemi dimulai di fasilitas BSL4 di Wuhan Institute of Virology, karena dekat dengan rumah dan belanja pria tersebut. Ternyata dia cuma punya masalah gigi pada 8 Desember," kata Worobey.

Worobey yakin kasus awal berasal dari Pasar Huanan karena ada pasar hewan hidup. Worobey adalah pendukung teori virus alami dan dia kontra dengan teori virus buatan.

Sementara itu, sikap WHO terakhir melalui Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus adalah tidak mau buru-buru mengesampingkan teori lab bocor di Wuhan. Dia meminta China lebih kooperatif lagi soal awal muasal pandemi Corona dan meminta akses data mentahnya.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT