Awas! Badai Matahari Melanda Bumi, Ini Bahayanya

Awas! Badai Matahari Melanda Bumi, Ini Bahayanya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 14 Okt 2021 05:45 WIB
Aurora
Aurora akibat Badai Matahari dijepret NASA pada 11 Oktober. Foto: NASA
Jakarta -

Badai Matahari telah melanda Bumi. Peristiwa ini menimbulkan munculnya cahaya aurora spektakuler di beberapa tempat, bahkan bisa dilihat sampai Kota New York di Amerika Serikat. Namun di sisi lain, ada pula potensi risikonya.

Suar atau Lidah Api Matahari atau istilahnya coronal mass ejection (CME), terdeteksi muncul di Matahari pada hari Sabtu (9/10). Peristiwa ini berbarengan dengan naiknya aktivitas Matahari atau solar maximum.

Lembaga National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) memperingatkan bahwa Badai Matahari kali ini kategorinya kemungkinan G2 sehingga cukup kuat. Badai Matahari dalam skala tersebut dapat berdampak misalnya gangguan satelit, pembangkit listrik dan lainnya. Akan tetapi apabila dibanding skala paling ekstrem yaitu G5, mungkin bahayanya tidak terlampau merugikan.

Belum lama ini, asisten profesor di University of California, Sangeetha Abdu Jyothi, dalam makalahnya mengatakan badai matahari yang ekstrem bisa mengakibatkan 'kiamat internet' yang membuat sebagian besar populasi sulit terhubung ke internet selama berminggu-minggu. Namun Badai Matahari kali ini tidak sampai mengakibatkan kemungkinan itu.

Adapun persiapan menghadapi badai matahari ekstrem masih minim karena fenomena ini memang sangat jarang terjadi. Ilmuwan memperkirakan kemungkinan terjadinya fenomena cuaca luar angkasa yang berdampak langsung ke Bumi antara 1,6% hingga 12% per dekade.

Di sisi lain, peristiwa alam itu menimbulkan pula cahaya aurora yang indah, biasanya hanya dapat terlihat di area dataran tinggi yang dekat dengan Kutub Utara atau Kutub Selatan. Namun saking kuatnya, kali ini aurora itu bisa disaksikan pula di New York, Wisconsin sampai Washington.

Di Dakota Selatan, seorang fotografer berhasil mengabadikan pemandangan indah aurora yang dibagikan di media sosialnya ini.

NOAA telah memberi peringatan dini tentang masalah orientasi satelit yang mungkin terganggu dan lain-lainnya. Sebab di masa silam, memang pernah terjadi Badai Matahari yang menyebabkan gangguan cukup parah di Bumi.



Simak Video "NASA Tegaskan Informasi Matahari Terbit dari Barat Adalah Hoaks"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)