Menguak Fakta Isu Matahari Terbit dari Barat

Menguak Fakta Isu Matahari Terbit dari Barat

Tim - detikInet
Kamis, 07 Okt 2021 16:16 WIB
Pemandangan Matahari Terbit dari Gunung Prau
Menguak Fakta Matahari Terbit dari Barat (Foto: detikcom)
Jakarta -

Sebuah postingan lama di akun Facebook tentang Matahari terbit dari barat kembali ramai diperbincangkan. NASA menguak fakta tentang ini dan sejumlah ilmuwan membuat model simulasi jika Matahari terbit dari barat.

Postingan berbahasa Thailand mengklaim bahwa lembaga antariksa NASA mengumumkan kemungkinan Matahari bisa terbit dari barat. Tak hanya itu, disebutkan pula bahwa Matahari muncul dari barat disebabkan oleh Bumi berputar ke arah sebaliknya dan menjadi tanda-tanda kedatangan kiamat.

"Bumi akan berputar ke arah sebaliknya yang menyebabkan Matahari muncul dari sisi barat. Periset meyakini bahwa kita bergerak menuju pembalikan medan magnet yang akan menjadi akhir umat manusia dan mendekati kiamat," tulis postingan meresahkan tersebut.

Postingan semacam itu diketahui beredar di media sosial terutama Facebook dalam beberapa versi. Sebelumnya juga pernah dalam bahasa Inggris. Untungnya dapat dipastikan klaimnya palsu dan NASA tak pernah menyatakan Matahari akan terbit dari barat.

Mengenai isu ini, bantahan dari NASA sudah cukup lama mereka lontarkan. "Baik NASA maupun organisasi ilmiah lain tidak ada yang memprediksi Matahari akan terbit dari barat," kata Bettina Inclan, Associate Administrator for Communications NASA seperti dikutip detikINET dari AFP, Kamis (7/10/2021).

Dia membenarkan fenomena pembalikan medan magnet memang ada dan pernah terjadi. Bahkan sejumlah ilmuwan juga mempelajarinya. Namun menurutnya, pembalikan magnet tak membuat Bumi berputar ke arah sebaliknya, begitu juga arah datangnya Matahari.

"Adapun pembalikan medan magnet memang fenomena nyata yang telah terjadi beberapa kali di masa silam dan ilmuwan di seluruh dunia mempelajarinya, namun pernyataan jika hal ini membuat Bumi berputar ke arah sebaliknya yang menjadikan Matahari terbit dari barat adalah salah," jelasnya.

Peristiwa Matahari datang dari barat memang terjadi namun bukan di Bumi melainkan di Venus karena planet itu berotasi ke belakang. Sebagai informasi, waktu rotasi Bumi adalah 243 hari, dan butuh 225 hari di Bumi untuk Venus mengelilingi Matahari. Ini menyebabkan kemunculan Matahari hanya dua kali dalam setahun atau sekitar 117 hari Bumi dalam setahun.


Selanjutnya: Jika Matahari Terbit dari Barat