Rusia Jadi Hengkang dari Stasiun Antariksa?

Rusia Jadi Hengkang dari Stasiun Antariksa?

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 14 Sep 2021 15:45 WIB
SpaceX Crew Launch ISS
Rusia Jadi Hengkang dari Stasiun Antariksa? Foto: AP
Jakarta -

Setelah sempat membuat pernyataan yang menyinggung kemungkinan akan menarik diri dari keterlibatannya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS), Rusia sepertinya masih akan tinggal di sana.

Awal tahun ini, sejumlah media mengutip pernyataan kepala badan antariksa nasional Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin, bahwa mereka berencana meninggalkan laboratorium pengorbitan seukuran lapangan sepak bola yang mereka bangun di ISS tahun 1998.

Alasannya? Seperti dikutip dari CNN, negara itu kabarnya ingin mulai membangun stasiun luar angkasanya sendiri untuk diluncurkan ke orbit pada 2030.

"Kami sedang memulai negosiasi dengan mitra kami, NASA. Kami meresmikannya sekarang. Bukan berarti stasiun itu akan langsung dibuang dan jatuh ke laut setelah 2025," kata Rogozin saat itu.

Namun setelah berbulan-bulan berlalu sejak pernyataan itu diungkap ke publik, sepertinya Rusia berubah pikiran. "Masalah ini ibarat satu keluarga di mana perceraian di dalam ISS tidak mungkin dilakukan," kata Rogozin.

Dia juga menyebut ada kebingungan terkait status Rusia di ISS dalam menginterpretasikan masalah ini, sehingga sampai muncul pernyataan yang mengisyaratkan rencana hengkang.

"Saya rasa ada masalah interpretasi. Kemungkinan besar saya tidak mengatakan itu. Kami berbicara tentang bagaimana agar dapat melanjutkan persahabatan kami, hubungan persahabatan kami dengan mitra AS ketika pemerintah mereka menerapkan sanksi terhadap organisasi yang sama yang memasok kebutuhan ISS," jelasnya.

Jika Rusia benar-benar meninggalkan ISS, ini akan menandai berakhirnya kerja sama Rusia-AS di ISS yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade. ISS beroperasi di luar Perjanjian Antar Pemerintah Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang merupakan perjanjian internasional yang ditandatangani pada akhir 90-an oleh 15 pemerintah yang terlibat dalam proyek tersebut.

Dengan meninggalkan stasiun ruang angkasa, Rusia akan menarik diri dari perjanjian tersebut dan meninggalkan begitu saja laboratorium miliknya yang mengorbit. Ini tentunya akan menempatkan beban pada operasional ISS.



Simak Video "Momen Bersejarah Kru Film Rusia Tiba di Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)