CEO Pfizer Ramal Kemunculan Varian Corona Kebal Vaksin

CEO Pfizer Ramal Kemunculan Varian Corona Kebal Vaksin

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 26 Agu 2021 09:15 WIB
Vaksin Pfizer Disebar di Jakarta, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui
Vaksin Corona buatan Pfizer. Foto: Pradita Utama/detikcom
Jakarta -

Varian virus Corona bermunculan dan menimbulkan masalah, sebut saja Delta atau Lambda. Sejauh ini, vaksin Corona dari berbagai perusahaan farmasi masih cukup efektif untuk menangkalnya, setidaknya menghindari gejala berat. Namun CEO Pfizer meyakini suatu saat akan muncul varian yang lebih berbahaya.

Albert Bourla, sang CEO Pfizer, menyatakan bahwa perusahaannya yakin varian Corona yang kebal virus kemungkinan akan muncul pada suatu hari nanti. Namun jika hal itu terjadi, pihaknya mengklaim siap mengantisipasi dengan vaksin hasil pengembangan baru.

"Setiap kali ada varian baru muncul di dunia, para ilmuwan kami mulai menelitinya," kata dia seperti dikutip detikINET dari Fox News, Kamis (26/8/2021).

"Mereka meriset untuk melihat apakah varian ini bisa lolos dari perlindungan vaksin kami. Kami belum mengidentifikasinya namun yakin bahwa kemungkinan suatu hari nanti, salah satunya akan muncul," tambah Albert.

Pfizer menurutnya memerlukan proses sekitar 95 hari untuk mengembangkan vaksin yang spesifik varian virus Corona tertentu, setelah dilakukan identifikasi. Misalnya varian kebal vaksin ditemukan hari ini, maka vaksinnya akan selesai dikembangkan sekitar 3 bulan.

Sebelumnya, para ahli di Inggris juga mengungkapkan bahwa ada kemungkinan varian COVID-19 di masa depan, dapat mengalahkan kekebalan tubuh seseorang bahkan meskipun telah diberikan dua kali dosis vaksin.

Anggota dari The Scientific Advisory Group for Emergencies (Sage), Prof Graham Medley mengatakan pada dasarnya, varian baru virus Corona yang mampu mengatasi kekebalan secara signifikan adalah virus baru.

"Keuntungannya adalah kami dapat menghasilkan vaksin untuk melawan virus ini dengan relatif cepat. Kerugiannya adalah kami mungkin akan kembali kepada situasi yang sama seperti tahun lalu," kata Medley.



Simak Video "Menkes Waspadai Varian Corona AY.4.2 yang Merebak di Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)