Kasus COVID-19 di Jepang Naik 87% Minggu Awal Olimpiade, Kok Bisa?

Kasus COVID-19 di Jepang Naik 87% Minggu Awal Olimpiade, Kok Bisa?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 03 Agu 2021 14:49 WIB
Olimpiade Tokyo
Kasus COVID-19 di Jepang naik hingga 87% di minggu pertama Olimpiade Tokyo 2020. Foto: Getty Images/winhorse
Jakarta -

Pada minggu awal Olimpiade Tokyo 2020, kasus COVID-19 di Jepang naik 87%. Pihak Tokyo 2020 mengaku ini tidak ada kaitannya karena mereka selalu dites untuk memastikan keadaan para kru dan peserta dalam keadaan baik-baik saja.

Pada hari ke-10 Olimpiade, termasuk upacara pembukaan, Jepang mengumumkan lima kematian tambahan dan 10.177 kasus, dibandingkan dengan empat kematian dan 5.020 infeksi satu minggu sebelumnya. Dalam satu minggu total kasus Jepang telah meningkat 87% menjadi 937.293, yang merupakan posisi ke-33 di dunia.

Sementara itu, Bos Tokyo 2020 Toshiro Muto mengatakan pada konferensi pers bahwa lonjakan COVID-19 di Jepang tidak terkait dengan Olimpiade yang mencakup 11.000 atlet yang mewakili 206 negara. Tingkat positifnya hanya 0,02% atau 72 dari sekitar 350.000 tes yang mencakup peserta dan pemangku kepentingan lainnya.

Dari kasus COVID-19 yang ada di Jepang, 'hanya' 259 kasus yang dikaitkan dengan Olimpiade. Protokol keselamatan juga digalakkan, termasuk mewajibkan atlet memakai masker saat tidak bertanding. Apalagi, kasus COVID-19 di Jepang juga memang sudah menggila sejak awal Juli.

Dalam pengujian, Jepang melakukan hanya 146.550 per juta. Kendati demikian, Tokyo 2020 memastikan semua atlet dan personel Olimpiade diuji secara berkala.

Angka infeksi COVID-19 per juta di Jepang adalah 7.344. Dibandingkan dengan negara lain, Amerika Serikat 107.311 kasus per juta, Inggris 85.783 per juta, dan Indonesia 12.436 per juta.

Di dunia, Amerika Serikat saat ini menempati posisi tertinggi untuk isu korban meninggal karena COVID-19 dengan total kematian 613.224 dan 35.002.148 kasus, menurut pelacakan oleh Johns Hopkins. Brasil berada di urutan ke-2 dalam angka kematian dengan 556.834 dan India di posisi ke-3 dengan 424.351. Sedangkan untuk masalah jumlah kasus, India berada di urutan ke-2 dengan 61.655.824, di atas Brasil yang total kasusnya mencapai 19.917.855.

Tapi Jepang kalah dalam urusan vaksinasi. Jepang memiliki tingkat vaksinasi dan pengujian yang relatif rendah. Tingkat vaksinasi Jepang juga baru 39,3% dari populasi, sebagaimana berdasar Our World in Data.

Amerika Serikat telah memberikan setidaknya satu dosis untuk 57,4% dari total populasi. Brasil juga sudah melakukan vaksinasi kepada warganya sebanyak 49,8%. Tingkat dosis pertama India ialah 26,6%. China tidak melaporkan angkanya akan tetapi persentase dosis yang dimiliki mereka cukup untuk 58,5% populasi dari 1,5 miliar penduduk. Demikian melansir UPI, Selasa (3/8/2021).



Simak Video "Dukungan Warganet untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)