Vitamin dan Makanan untuk Kuatkan Imun Lawan COVID-19

Vitamin dan Makanan untuk Kuatkan Imun Lawan COVID-19

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 20 Jul 2021 08:00 WIB
Portrait of asian office employee businesswoman wear protective face mask work in new normal office with interracial colleague in background as social distance practice prevent coronavirus COVID-19.
Vitamin dan makanan sehat anjuran. Foto: Getty Images/iStockphoto/vichie81
Jakarta -

Situasi sekarang mengajarkan manusia untuk belajar hidup lebih bersih dan sehat. Memang betul, kebersihan memang pangkal kesehatan.

Karena itu, selain membiasakan hidup bersih, kita juga harus aktif bergerak dan membantu menutrisi tubuh dengan asupan vitamin yang bisa memperkuat imun. Dikutip dari MedicineNet, karena COVID-19 punya gejala seperti pilek dan flu, Vitamin B, C dan D, serta zinc dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan.

Perlu diingat, vitamin dan suplemen dapat berinteraksi satu sama lain dalam sistem tubuh orang dan dengan obat resep atau obat bebas. Beri tahu dokter tentang semua obat dan suplemen yang kamu pakai untuk mendapatkan rekomendasi terbaik.

1. Vitamin C

Umumnya, vitamin C dapat membantu melawan pilek lebih cepat atau meredakan gejala pilek jika kamu meminumnya sebelum sakit. Sebagai antioksidan, vitamin C dapat membantu mengurangi peradangan-dan peradangan paru-paru adalah gejala parah COVID-19, yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan atau bahkan kematian. Jadi jika Anda masih sehat, tidak ada salahnya untuk mulai mengonsumsi vitamin C dari sekarang.

2. Vitamin D

Fungsi utama vitamin D adalah membantu tubuh mempertahankan kadar kalsium dan fosfor darah yang optimal. Ini bisa didapatkan melalui paparan sinar ultraviolet Matahari, atau melalui suplemen dan makanan yang kamu makan.

Mendapatkan cukup vitamin D juga dapat melindungi dari infeksi pernapasan. Suplementasi vitamin D secara signifikan mengurangi kemungkinan infeksi saluran pernapasan, berdasarkan studi klinis yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics.

3. Vitamin B kompleks

Vitamin B6 sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dalam kondisi prima. Pastikan untuk mendapatkan cukup vitamin B.

4. Zinc

Meminum zinc dipercaya membantu mempersingkat durasi pilek rhinovirus. Zinc atau seng juga membantu gejala-hidung tersumbat, drainase hidung, sakit tenggorokan, dan batuk.

Seng juga telah ditemukan untuk membantu memproduksi dan mengaktifkan sel-T (limfosit-t), yang memicu tubuh untuk merespons infeksi, menurut NIH.

Makanan yang direkomendasikan

Meskipun ini masih bersifat secara teoritis, tak ada salahnya untuk mulai memasukkan daftar makanan ini ke dalam diet.

- Elderberry (anti peradangan)
- Jamur (selenium dan vitamin B)
- Bawang putih (antiviral)
- Akar licorice (mengurangi hidung tersumbat dan peradangan)
- Kunyit (kunyit digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan China untuk aktivitas analgesik, anti-inflamasi, dan antiseptik)
- Propolis (anti peradangan)
- Acai berry (antioksidan).



Simak Video "Perlukah Doping Vitamin C dan Suplemen untuk Perkuat Imun?"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)