Mantan Pejabat AS Curigai Alien di Balik Penampakan Ratusan UFO

Mantan Pejabat AS Curigai Alien di Balik Penampakan Ratusan UFO

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 09 Jul 2021 22:02 WIB
U.S. Navy videos of alleged UFO sightings were previously available but had not been officially declassified.
(Image: © U.S. Navy)
PenampakanUFO yang tak terjelaskan. Foto: US Navy via Live Science
Jakarta -

Baru-baru ini, Pentagon dan badan intelijen Amerika Serikat memberi laporan resmi tentang penampakan UFO yang viral beberapa waktu belakangan. Bagi sebagian pihak, laporan itu mengecewakan karena ratusan penampakan UFO tetap tak terjelaskan dan juga tidak ada bukti ulah alien.

"Jumlah laporan berkualitas tinggi yang terbatas tentang fenomena udara tidak dikenal (unidentified aerial phenomena/UAP) menghambat kemampuan kami untuk mengambil kesimpulan tentang sifat atau maksud UAP," tulis ringkasan laporan tersebut.

Investigasi ini menyelidiki 144 penampakan yang dicatat oleh sensor milik pemerintah AS. Kesemuanya penampakan UFO tersebut tidak dapat dijelaskan dengan gamblang.

Walau banyak yang kecewa, menurut Christopher Mellon selalu mantan asisten Menteri Pertahanan di masa pemerintahan Hillary Clinton, laporan itu memberi banyak pencerahan. Terlebih tidak disebutkan siapa kira-kira yang bertanggungjawab atas penampakan UFO selain alien.

"Dalam pandangan saya, laporan itu memperkuat hipotesis tentang alien karena tidak adanya alternatif utama lain dan kapabilitasnya tidak bisa kita tiru atau bahkan kita pahami, benar-benar seperti apa yang diperkirakan tentang teknologi alien," tulisnya dalam blog.

Seperti dikutip detikINET dari Futurism, ia pun memperingatkan bahwa penampakan ratusan UFO itu tetap tidak bisa dipandang remeh dan merupakan persoalan keamanan nasional.

"Alien atau bukan, kita memang sangat perlu tahu siapa yang mengoperasikan kendaraan angkasa misterius dan sangat canggih itu di angkasa yang dibatasi, di fasilitas uji coba Amerika, basis militer dan lokasi senjata nuklir," cetusnya.

NASA sendiri tetap akan mencari bukti kehidupan lain di luar Bumi alias alien. Hal ini diungkapkan oleh Administrator NASA Bill Nelson. Nelson sebelumnya juga mengaku ia percaya bahwa manusia tidak hidup sendiri di alam semesta.

"Jika Anda memiliki alam semesta yang usianya 13,5 miliar tahun - itu sangat besar - apakah ada peluang untuk matahari lain dan planet lain yang memiliki atmosfer sama seperti kita?" kata Nelson.



Simak Video "Heboh Penampakan UFO, Militer AS Akan Sampaikan Laporan ke Kongres"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)