Dinosaurus Diduga Sudah Terancam Punah Sebelum Diterjang Asteroid

Dinosaurus Diduga Sudah Terancam Punah Sebelum Diterjang Asteroid

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 03 Jul 2021 05:46 WIB
Dinosaurus Australotitan cooperensis
Ilustrasi dinosaurus. Foto: Queensland Museum
Jakarta -

Pada sekitar 66 juta tahun silam, terjangan dahsyat asteroid mengakhiri kekuasaan dinosaurus sebagai makhluk paling dominan di Planet Bumi. Namun dalam penelitian terbaru, dinosaurus diduga sudah terancam eksistensinya sebelum hantaman asteroid tersebut.

Para peneliti menganalisis tren evolusi enam kelompok dinosaurus, menemukan bahwa baik yang herbivora maupun karnivora sudah terancam kepunahan massal pada sekitar 10 juta tahun sebelum hantaman asteroid.

"Kami menemukan bahwa keragaman dinosaurus menurun dari 76 juta tahun yang lalu," sebut pemimpin riset ini, Fabien Condamine dari French National Center for Scientific Research (CNRS) seperti dikutip detikINET dari Live Science, Sabtu (3/7/2021).

Dalam investigasinya, mereka mendaftar lebih dari 1.600 fosil dinosaurus dari enam kelompok. Dalam pemodelan mereka, terjadi penurunan keragaman spesies dari enam keluarga dinosaurus tersebut.

Sebagian menurun lebih cepat dibanding yang lain, misalnya dinosaurus jenis herbivora yang menurun jumlahnya dalam 10 juta tahun menjelang akhir masa dinosaurus. Ada juga yang penurunan jumlahnya sedikit, yaitu dinosaurus troodontids yang wujudnya seperti burung.

Ada beberapa kemungkinan yang menjelaskan penurunan tersebut, misalnya kesulitan beradaptasi dengan perubahan iklim. Di sisi lain, spesies baru dinosaurus tidak muncul.

Pada akhir zaman kapur, terjadi penurunan suhu sampai 7 derajat Celcius di wilayah Atlantik utara. Saat cuaca makin dingin itulah, mungkin dinosaurus herbivora tidak mampu beradaptasi yang berujung penurunan jumlah.

Saat jumlah dinosaurus herbivora mengecil jumlahnya, demikian pula dinosaurus karnovora lantaran mereka memakan yang herbivora. "Herbivora adalah kunci spesies dalam ekosistem dan lenyapnya mereka membuat karnivora ikut menurun," papar Fabien.

Namun tentu saja penelitian ini adalah teori dan bisa didebat oleh penelitian lain. Bisa jadi memang ada penurunan keragaman, akan tetapi bukan berarti hal itu mengancam keberlangsungan dinosaurus. Dengan kata lain, kalaupun tidak ada terjangan asteroid, kemungkinan dinosaurus tetap eksis dalam waktu yang lama walau terjadi penurunan jumlah.



Simak Video "Ilmuwan Temukan Fosil Spesies Dinosaurus Terbesar di Australia"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)