Mirip Atlantis yang Hilang, Desa Ini Muncul Lagi Setelah 70 Tahun

Mirip Atlantis yang Hilang, Desa Ini Muncul Lagi Setelah 70 Tahun

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 09 Jun 2021 13:12 WIB
Desa Curon
Menara gereja desa Curon terlihat sementara bagian bawahnya tetap utuh meski terendam air selama 70 tahun. Foto: AFP
Jakarta -

Seperti Atlantis di kehidupan nyata, sebuah desa di Italia yang telah lama hilang muncul dari bawah air setelah lebih dari 70 tahun.

Curon, nama desa tersebut, muncul kembali di dasar Danau Resia, sebuah danau buatan yang membentang 4 kilometer persegi dan terletak di Tyrol Selatan, berbatasan dengan Austria dan Swiss.

Dikutip dari IB Times, Rabu (9/6/2021) Desa Curon dibanjiri air pada tahun 1950 untuk membuat pembangkit listrik tenaga air, dan menggabungkan dua danau di dekatnya.

Ketika Danau Resia dikuras sementara waktu untuk pemeliharaan, masyarakat bisa menelusuri sekaligus memotret jejak peninggalan desa yang pernah menjadi rumah bagi hampir seribu penduduk itu.

"Aneh bagi saya berjalan di antara puing-puing rumah, saya merasa penasaran dan sedih," kata warga lokal Luisa Azzolini tentang pengalamannya melihat desa yang hilang tersebut.

Tumpukan batu bata dan puing-puing berserakan di seluruh area. Ada satu hal yang menarik perhatian siapa pun yang mengunjungi situs tersebut, yaitu menara gereja abad ke-14. Bangunan itu sebagian tetap terlihat di atas air selama bertahun-tahun. Adapun tangga, dinding dan ruang bawah tanah telah ditemukan di dasar danau.

Meskipun desa tersebut terlihat kembali dan memancing rasa penasaran warga sekitar, hanya sedikit yang boleh melihatnya karena adanya pembatasan ketat terkait pandemi virus Corona yang diberlakukan di wilayah tersebut.

Namun foto-foto 'Atlantis yang hilang' tersebut beredar di berbagai media sosial, memperlihatkan dinding, penampakan ruang bawah tanah, dan tangga yang masih utuh meskipun terendam air selama lebih dari tujuh dekade.


Karena Danau Resia saat ini sedang melakukan pemeliharaan, penduduk yang ingin melihat situs tersebut bisa bebas berkeliaran sebelum danau terisi air lagi. Ketika nantinya dialiri air lagi, desa kecil Curon akan kembali ke dunia bawah airnya.

Banyak penduduk di Curon menentang pembuatan bendungan. Akibat rencana pemerintah untuk menggabungkan kedua danau tersebut, penduduk terpaksa meninggalkan rumah mereka. Lebih dari 160 rumah terendam, dan penduduk Curon mengungsi, dengan beberapa menetap di daerah terdekat.

Saat ini, danau Resia menjadi situs terkenal yang kerap dikunjungi para pejalan kaki dan wisatawan. Selama musim dingin, orang dapat berjalan melintasi danau beku yang mengelilingi menara lonceng untuk mencapai puncak menara. Kisah desa yang terendam ini juga menginspirasi Netflix membuat sebuah tayangan berjudul 'Curon'.



Simak Video "Respons Ancol soal Keruhnya Kolam Renang Atlantis"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)