Keistimewaan Gerhana Bulan Total 26 Mei Menurut Bosscha

Keistimewaan Gerhana Bulan Total 26 Mei Menurut Bosscha

Siti Fatimah - detikInet
Rabu, 26 Mei 2021 12:51 WIB
Fase puncak gerhana bulan parsial 17 Juli dari pengamatan Stasiun BMKG di Kemayoran, Jakarta.
Ilustrasi gerhana Bulan. Foto: BMKG
Bandung -

Gerhana Bulan total pada 26 Mei 2021 sangat spesial. Selain bertepatan dengan Hari Raya Waisak, fenomena astronomi ini juga memperlihatkan bentuk Bulan lebih besar.

Salah satu peneliti di Observatorium Bosscha Yatny Yulianty menjelaskan, fenomena ini terjadi saat matahari, bumi, dan bulan berada pada posisi sejajar. Itu terjadi karena bulan bergerak mengelilingi bumi sesuai orbit (garis edar).

"Peristiwa gerhana bulan itu (merupakan) peristiwa yang sebetulnya bersiklus, berulang, karena ketiga benda tadi akan bergerak dalam satu keharmonisan," kata Yatny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/5/2021).


Lebih lanjut, tahun ini akan ada dua gerhana bulan yakni Gerhana Bulan Total (GBT) pada 26 Mei 2021 dan Gerhana Bulan Sebagian (GBS) pada 19 November 2021. Sekedar diketahui, ada tiga jenis gerhana bulan yakni gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian, dan gerhana bulan penumbra.


"Jadi (gerhana bulan merupakan) sebuah fenomena alam yang akan berulang dan sekarang sudah bisa dengan sangat baik diprediksi kapan akan terjadi lagi, kapan gerhana berikutnya terjadi lagi, di mana kita bisa melihatnya, itu sudah sangat bisa diprediksi secara astronomi," sambungnya.Dia juga mengatakan, fenomena ini sudah dapat diprediksi secara astronomi. Sehingga, kata dia, gerhana berikutnya dapat diketahui lebih awal.

Di sisi lain Astronom Bosscha Agus Triono menjelaskan, gerhana bulan total terjadi ketika hanya sebagian saja bayangan bumi yang menutupi bulan. Sedangkan gerhana bulan penumbra sulit dilihat secara kasat mata karena tidak terlalu berbeda dengan bulan purnama.

"Terjadinya gerhana bulan tergantung pada konfigurasi bagaimana posisi bulan relatif terhadap bumi dan matahari atau posisi bumi relatif terhadap bulan dan matahari. Disebut (gerhana bulan) total kalau misalnya bayangan (inti) bumi (umbra) secara total menutupi bulan kalau kita lihat dari arah kita, dari sudut pandang kita," jelas Agus.



Simak Video "Pemantauan Gerhana Bulan Total di Pantai Ancol"
[Gambas:Video 20detik]