Siapa yang Bangun Piramida Mesir Terungkap, Bukan Alien!

Siapa yang Bangun Piramida Mesir Terungkap, Bukan Alien!

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 22 Mei 2021 05:46 WIB
Piramida Giza, Mesir
Piramida Giza, Mesir. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Piramida di Mesir adalah keajaiban arkeologi. Bangunan ini menjulang tinggi di atas gurun pasir dan dapat terlihat dari jarak berkilo-kilometer jauhnya. Membangun piramida tak diragukan lagi merupakan tugas yang sangat berat. Jadi siapa yang berhasil melakukannya?

Ada banyak teori tentang siapa yang membangun piramida Mesir, mulai dari sekelompok besar budak Yahudi, penduduk Atlantis yang hilang, bahkan lebih liar lagi, alien. Namun, tak satu pun dari teori ini, dengan berbagai cara, memiliki bukti untuk mendukungnya.

Yang pertama, seperti dikutip dari Live Science, Sabtu (22/5/2021) piramida tidak mungkin dibangun oleh budak Yahudi. Teori ini dengan mudah terbantahkan karena tidak ada sisa-sisa arkeologi yang dapat dikaitkan langsung dengan orang-orang Yahudi ditemukan di Mesir yang berasal dari 4.500 tahun yang lalu ketika piramida Giza dibangun.

Selain itu, cerita yang diceritakan dalam kitab Ibrani tentang orang Yahudi yang menjadi budak di Mesir mengacu pada sebuah kota bernama Ramses. Sebuah kota bernama pi-Ramesses didirikan selama dinasti ke-19 (sekitar 1295-1186 SM), mengambil nama dari Ramses II yang memerintah 1279-1213 SM. Kota ini dibangun setelah era pembangunan piramida berakhir di Mesir.

"Kami tidak memiliki petunjuk, bahkan satu kata pun, tentang nenek moyang Israel awal di Mesir, baik dalam prasasti monumental di dinding kuil, maupun dalam prasasti makam, atau dalam papirus," tulis arkeolog Israel Finkelstein dan Neil Asher Silberman dalam buku mereka "The Bible Unearthed: Archaeology's New Vision of Ancient Israel and the Origin of its Sacred Texts " (The Free Press, 2001).

Selanjutnya, tidak ada bukti arkeologis yang pernah ditemukan terkait Atlantis yang hilang dalam periode waktu mana pun. Banyak ahli percaya bahwa cerita tersebut adalah fiksi. Adapun teori yang menyebutkan alien membangun piramida, ide itu pun tercetus tanpa bukti apapun.

Faktanya, semua bukti menunjukkan bahwa orang Mesir kuno sendirilah yang membangun piramida, berdasarkan pendapat beberapa ahli dan peneliti Mesir Kuno. Namun terkait bagaimana kehidupan para pembangun piramida, bagaimana mereka dibayar, dan bagaimana mereka diperlakukan, adalah misteri yang masih diselidiki para peneliti.

Piramida dan para pembangunnya

Mesir memiliki lebih dari 100 piramida kuno, tetapi yang paling terkenal termasuk piramida pertama, dibangun pada masa pemerintahan firaun Djoser (sekitar 2630-2611 SM), dan piramida sejati pertama dibangun di bawah kekuasaan tentang firaun Snefru (sekitar 2575-2551 SM).

Piramida Besar dibangun di Giza pada masa pemerintahan firaun Khufu (sekitar 2551-2528 SM) dan dua penerusnya, Khafre (sekitar 2520-2494 SM) dan Menkaure (sekitar 2490-2472 SM), juga memiliki piramida yang dibangun pada Giza.

Para firaun secara bertahap berhenti membangun piramida selama Kerajaan Baru (1550-1070 SM). Para raja ini memilih untuk dimakamkan di Lembah Para Raja (Valley of the Kings) yang terletak sekitar 483 km di selatan Giza. Selama beberapa dekade terakhir, para arkeolog telah menemukan bukti baru yang memberikan petunjuk tentang siapa pembangun piramida itu dan bagaimana mereka hidup.

Berdasarkan catatan tertulis yang masih ada, termasuk papirus yang ditemukan pada 2013 di Wadi al-Jarf di pantai Laut Merah Mesir, terungkap informasi bahwa sekelompok besar pekerja membantu membawa materi bangunan ke Giza.

Selanjutnya: Informasi dari papirus dan ribuan hewan disembelih