Ancaman Mengerikan dari Bill Gates Soal Perubahan Iklim

Ancaman Mengerikan dari Bill Gates Soal Perubahan Iklim

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 18 Feb 2021 17:10 WIB
LAS VEGAS - JANUARY 8:  Microsoft Chairman Bill Gates delivers the keynote address to kick off the 2003 International Consumer Electronics Show (CES) on January 8, 2003 in Las Vegas, Nevada.  The show, which opens on Thursday, is expected to draw over 100,000 people to see the latest in consumer electronics.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Bill Gates. Foto: Getty Images
Jakarta -

Bill Gates makin getol membicarakan soal perubahan iklim. Selain terkait buku barunya, How To Avoid Climate Disaster, sang pendiri Microsoft memang sebelumnya sudah berulangkali merasa resah tentang kemungkinan bahaya perubahan iklim.

Apa saja yang pernah ia katakan? Berikut rangkumannya seperti dihimpun detikINET, Kamis (18/2/2021):

1. Perubahan Iklim Bisa Jauh Lebih Mematikan dari Corona

Bulan Agustus 2020 di blognya, Gates mengatakan saat ini mungkin sulit untuk fokus kepada hal lain selain virus Corona. Tapi jika upaya untuk menangani perubahan iklim tidak segera dipercepat akan sulit bagi manusia untuk menghindari bencana iklim dengan angka kematian besar.

Pendiri Microsoft ini mengatakan menemukan inovasi tentang bagaimana menghasilkan listrik, manufaktur produk, dan mengirimkan barang secara global dengan cara nol-karbon sama pentingnya dengan melakukan tes dan menemukan vaksin COVID-19.

"Jika kalian ingin memahami jenis kerusakan yang akan ditimbulkan oleh perubahan iklim, lihat COVID-19 dan sebarkan rasa sakitnya dalam jangka waktu yang lebih panjang," tulis Gates.

"Hilangnya nyawa dan kesengsaraan ekonomi yang disebabkan pandemi ini setara dengan apa yang akan terjadi secara reguler jika kita tidak menghilangkan emisi karbon dunia," sambung Bill Gates.

Berdasarkan data angka kematian COVID-19 saat itu, Gates mengatakan 14 dari 100.000 orang meninggal akibat virus Corona. Tahun 2100, kenaikan suhu akan membunuh 73 dari 100.000 orang. "Pada 2060, perubahan iklim bisa sama mematikannya dengan COVID-19, dan pada 2100 bisa lima kali lebih mematikan," jelas Gates.

2. Perubahan Iklim Ancam Jutaan Manusia

Di samping wabah penyakit, sang pendiri Microsoft pada awal Februari meramal lagi potensi dua bencana yang bisa mengancam jutaan umat manusia.

Dalam wawancara dengan YouTuber Derek Muller di channel Veritasium, Bill Gates menyebut dua bencana dimaksud adalah perubahan iklim dan bio terorisme, yang bisa saja muncul dalam tahun-tahun mendatang dan dapat berakibat fatal pada umat manusia.

"Satu adalah perubahan iklim. Setiap tahun akan ada angka kematian yang lebih besar daripada pandemi ini (akibat perubahan iklim)," katanya.

Perubahan iklim memang kian hari semakin terasa dampaknya, dari makin cepatnya pencairan es, banjir, kebakaran hutan dan lain sebagainya. Adapun potensi bencana kedua adalah terkait serangan menggunakan senjata biologi oleh pihak-pihak tertentu.

"Bio terorisme. Seseorang yang ingin mengakibatkan kerusakan bisa menciptakan virus dan itu artinya, peluang untuk menuju ke arah ini lebih besar daripada epidemi yang disebabkan oleh alam seperti saat ini," papar Bill Gates.