Mengenal 5 Teknologi di Pesawat Agar Penerbangan Selamat

Mengenal 5 Teknologi di Pesawat Agar Penerbangan Selamat

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 11 Jan 2021 12:47 WIB
Ilustrasi pesawat
5 Teknologi dalam Keselamatan Penerbangan. Foto: iStock
Jakarta -

Di tengah duka dan pemberitaan tentang kecelakaan pesawat seperti yang menimpa Sriwijaya Air SJ182, wajar jika orang jadi takut terbang. Tapi tidak perlu khawatir, karena sejatinya setiap moda transportasi dilengkapi dengan teknologi keselamatan.

Selain itu, pesawat terbang menjadi moda transportasi paling aman dibandingkan dengan jenis transportasi lainnya. Dikutip dari Aviation Tribune, 95,7% penumpang pesawat dipastikan selamat, sehingga kecelakaan pesawat lebih jarang dibandingkan moda transportasi lain.

Transportasi udara bertanggung jawab atas miliaran penumpang setiap tahun, dan sangat penting bagi maskapai penerbangan untuk mengikuti standar keamanan udara yang ketat. Untuk mendorong penerbangan yang lebih aman, berikut ini adalah 5 teknologi utama dalam keselamatan penerbangan.

Bingkai Sayap

Saat lepas landas, di ketinggian jelajah, dan melakukan pendaratan, sayap pesawat, terutama spar mengalami banyak tekanan. Keamanan setiap penerbangan sangat bergantung pada kondisi sayap pesawat.

Oleh karena itu, perkembangan bingkai pesawat yang aerodinamis dan mengurangi tekanan udara sangatlah membantu. Untuk menjaga agar spar tidak rusak, salah satu teknik yang digunakan awak pesawat adalah ultrasound.

Kru menggunakannya untuk memeriksa tanda-tanda awal kegagalan melalui kulit badan pesawat. Masalah spar sayap juga dapat dihindari melalui penggunaan struktur nano berisi resin yang dapat menambal retakan segera setelah ditemukan melalui teknik seperti ultrasound.

Peringatan Cuaca

Cuaca buruk jelas bisa memengaruhi semua aspek penerbangan, serta pengoperasian bandara. Inilah alasan mengapa sangat penting bagi pilot untuk memiliki akses ke peringatan data cuaca terkini setiap saat.

Peringatan cuaca yang mencakup peringatan untuk petir di awan, angin geser, hujan lebat, dan hujan es dapat mencegah pesawat lepas landas selama kondisi cuaca tidak stabil dan membantu bandara tetap berjalan lancar.

Selain peringatan cuaca, Low Level Wind Shear Alert System (LLWAS) juga membantu pilot menentukan apakah aman untuk mendarat, menghindari ledakan mikro, dan mempertahankan kemiringan luncur yang memastikan pendaratan yang aman.

Sistem Peringatan Kedekatan Ground

Salah satu fitur keselamatan pesawat terpenting lainnya adalah Enhanced Ground Proximity Warning Systems (EGPWS), yang juga dikenal sebagai Terrain Awareness Warning Systems (TAWS).

Melalui data sensorik, sistem ini mengurangi kemungkinan pendaratan darurat atau tabrakan darat yang fatal. Pada 1990-an, EGPWS ditingkatkan untuk lebih mengandalkan Global Positioning System (GPS) untuk memberikan pilot orientasi visual dari setiap tempat di area sekitar
pesawat.

Bantalan Roda Pesawat

Roda dan bantalan roda adalah komponen pesawat terbang yang sangat penting lainnya yang berdampak langsung pada keselamatan. Komponen ini menopang seluruh beban pesawat dengan luas permukaan hanya beberapa inch persegi.

Selain itu, roda berakselerasi dari nol hingga 2.000 rpm dalam waktu kurang dari satu detik saat mendarat. Untuk memastikan pendaratan yang aman, fitur keselamatan tidak hanya harus memenuhi standar tetapi juga ditingkatkan setiap kali model yang lebih baik dan lebih aman tersedia. Misalnya, bantalan roda terbaru, yang dibuat dari formula keramik baru, lebih baik dalam menahan perubahan suhu dan tekanan fisik yang ditimbulkan oleh pendaratan.

Isolasi Termal/Akustik

Saat pesawat jatuh, seringkali banyak korban terkait dengan kebakaran yang terjadi. Untuk meminimalkan korban jiwa terkait penerbangan, pesawat menggunakan selimut isolasi yang dilapisi dengan material metalized polyethylene terephthalate dengan isolasi termal atau akustik. Teknologi isolasi baru ini tidak hanya memenuhi standar perambatan api, tetapi juga secara efektif meningkatkan ketahanan pesawat dari api eksternal.



Simak Video "Pesawat Kecil Mendarat Darurat di Jalan Raya"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)