Teori Baru Misteri Pesawat Lenyap Ditelan Segitiga Bermuda

Teori Baru Misteri Pesawat Lenyap Ditelan Segitiga Bermuda

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 12 Des 2020 17:42 WIB
Bermuda
Foto: Segitiga Bermuda
Jakarta -

Pada 75 tahun silam, lima pesawat dan seluruh kru di dalamnya lenyap di area yang dikenal sebagai Segitiga Bermuda. Masih menjadi teka-teki sampai saat ini, ilmuwan di Australia mencoba mengetengahkan teori baru dari misteri tersebut.

Tepatnya pada tanggal 5 Desember 1945, 5 pesawat pembom Angkatan Laut Amerika Serikat, yang dikenal dengan penerbangan Flight 19, lepas landas dari Florida untuk menggelar latihan rutin. Beberapa jam kemudian, 14 kru dan seluruh pesawat hilang setelah memasuki wilayah Segitiga Bermuda.

Tak hanya itu peristiwa tragis yang terjadi, salah satu pesawat penyelamat yang mencari mereka juga malah ikut lenyap bersama 13 kru. Beberapa pilot melaporkan kompas mendadak tidak dapat berfungsi dan kemunculan badai membuat navigasi bermasalah.

"Kami memasuki perairan putih, tidak ada yang kelihatannya benar. Kami tidak tahu di mana kami berada, airnya hijau, bukan putih," demikian salah satu pesan radio terakhir dari salah satu komandan penerbangan itu, Letnan Charles Taylor.

Segitiga BermudaKru Flight 19 yang hilang di Segitiga Bermuda. Foto: istimewa

Hilangnya beberapa pesawat dan kemudian juga kapal membuat Segitiga Bermuda populer karena misterinya, apalagi belum ada penjelasan yang final walau sudah dilakukan investigasi. Beberapa teori liar bahkan mengkaitkannya dengan ulah alien atau ada kota bawah air tersembunyi.

"Cerita itu memang menarik perhatian publik. Beberapa orang memberikan penjelasan luar biasa, mengklaim ada sesuatu aktivitas paranormal atau juga supernatural," kata Shane Satterley, periset Australia yang dikutip detikINET dari 9News, Sabtu (12/12/2020).

Shane, akademisi di University of Queensland, menyebut perlu pikiran logis untuk secara masuk akal menyibak apa yang sesungguhnya terjadi pada Flight 19 di Segitiga Bermuda. Menurutnya mungkin ada faktor cuaca dan pilot yang berkontribusi pada lenyapnya pesawat.