Ledakan Besar Terjadi di Matahari, Bisa Ganggu GPS dan Satelit - Halaman 2

Ledakan Besar Terjadi di Matahari, Bisa Ganggu GPS dan Satelit

ADVERTISEMENT

Ledakan Besar Terjadi di Matahari, Bisa Ganggu GPS dan Satelit

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 12 Des 2020 07:43 WIB
Solar Dynamics Observatory milik NASA baru saja merekam solar flare atau suar Matahari, yaitu ledakan terbesar yang terjadi di bintang tersebut sejak tahun 2017. Kini dengan terjadinya solar flare itu, ada kemungkinan Matahari bakal sangat aktif kembali.
Suar Matahari. Foto: 20detik

Dampak suar matahari

Pada tahun 1859, pernah pula terjadi badai Matahari yang disebut sebagai paling kuat. Salah satu akibatnya adalah rusaknya sistem telegrap di seluruh Eropa dan Amerika Utara dengan kerugian sangat besar pada ketika itu.

Perangkat GPS juga bisa terdampak dalam soal akurasi, demikian pula ada gangguan di satelit. Namun demikian, fenomena suar Matahari juga dapat menciptakan pemandangan indah.

Ketika partikel Matahari tiba di Bumi dan menubruk atmosfer, terciptalah badai geomagnetis dan membuat langit bersinar dalam wujud aurora borealis. Suar Matahari kali ini disebut akan menciptakan pemandangan itu sampai wilayah Amerika Serikat, di Iowa, Pennsylvania dan Oregon.

Hal serupa juga terjadi di Australia sebagai dampak suar Matahari. "Aurora mungkin bisa diamati di Tasmania dan di garis pantai Victoria," sebut Space Weather Service (SWS).

Mereka juga telah mengeluarkan peringatan terkait aktivitas Matahari yang meningkat. "Kebanyakan aspek dari cuaca di antariksa berdampak pada kita dalam skala tertentu. Semakin masyarakat kita menjadi tergantung pada teknologi dan memanfaatkan angkasa semakin kita terdampak olehnya," kata mereka mengenai kehadiran suar Matahari yang kuat.

(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT