Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Puti Yasmin - detikInet
Selasa, 03 Nov 2020 09:10 WIB
Fresh Ribeye Steaks at the Butcher Shop
Foto: iStock/Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca, Dampak, dan Cara Mengatasinya
Jakarta -

Saat ini bumi tengah dilanda pemanasan global atau global warming karena meningkatnya efek rumah kaca. Hal itu menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat 2-5° Celcius.

Efek rumah kaca adalah proses penghangatan bumi karena adanya penyerapan sinar infra merah dari matahari. Dari sinar tersebut, 30% dipantulkan kembali dan sisanya diserap bumi. Namun, saat ini efek rumah kaca justru meningkat dan menyebabkan global warming.

Berikut penjelasan efek rumah kaca lengkap:

Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca

Pada dasarnya efek rumah kaca merupakan hal yang wajar terjadi di permukaan bumi. Dengan adanya hal tersebut, suhu di bumi akan terasa hangat dan bila tidak suhu bisa mencapai -18° Celcius.

Namun, gas efek rumah kaca yang berlebihan bisa menyebabkan lapisan atmosfer semakin tipis. Akibatnya, banyak sinar matahari yang masuk dan membuat suhu di permukaan semakin panas.

Gas rumah kaca sendiri bisa terjadi karena hal alamiah. Tetapi, hal itu juga bisa disebabkan kegiatan industri yang saat ini tengah gencar-gencarnya dilakukan manusia.

Beberapa kegiatan yang meningkatkan gas rumah kaca, adalah penggunaan transportasi bahan bakar fosil, maraknya industri yang menggunakan bahan bakar fosil, sampah organik yang membusuk dan menghasilkan gas metana.

Selain itu, penebangan hutan secara liar juga menjadi salah satu penyebab efek rumah kaca. Sebab, pepohonan bisa menyerap gas karbon dioksida penyebab gas.

Terakhir, sisa limbah organik pertanian dan peternakan yang tak diolah dengan benar. Pasalnya, bila dibiarkan akan menyebabkan gas metana atau dibakar menghasilkan karbon dioksida.

Adapun, contoh gas rumah kaca adalah CO2 (karbon dioksida), CH4 (metana), NO (nitrogen oksida), dan CFC (klora fluoro karbon). Bila gas tersebut naik ke lapisan atmosfer hingga ketinggian troposfer akan membentuk lapisan yang mengungkung bumi.

Akibatnya, sinar matahari yang masuk ke bumi banyak dipantulkan kembali ke bumi dan membuat suhu di permukaan semakin panas. Akhirnya kondisi tersebut pun merugikan kehidupan manusia.

Apa Akibat yang Ditimbulkan oleh Efek Rumah Kaca?

Ada beberapa dampak yang terjadi ketika efek rumah kaca menyebabkan pemanasan global, yakni meningkatkan suhu udara di bumi menjadi lebih panas.

Kemudian, terjadinya perubahan iklim dengan peningkatan uap air sehingga curah hujan meningkat. Lalu, mencairnya es di Kutub dan permukaan air di banyak wilayah mengalami kenaikan.

Dengan adanya kenaikan air, beberapa wilayah akan mengalami bencana, seperti banjir, erosi, hilangnya daratan, dan masuknya air laut ke wilayah air tawar.

Kemudian, dampak efek rumah kaca di lautan bisa merusak habitat hewan laut. Pasalnya, suhu air laut meningkat dan merusak terumbu karang dan habitat ikan.

Cara Mengatasi efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca bisa dikurangi dengan menanam banyak pohon sehingga karbon dioksida bisa banyak diserap. Sebagai gantinya, kadar oksigen di bumi akan menjadi lebih baik.

Kemudian, menerapkan gaya hidup hemat dan sehat. Hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan kendaraan ramah lingkungan, sepeda atau mobil listrik.

Selanjutnya, detikers juga bisa membatasi pemakaian kantong plastik dengan beralih ke tas yang bisa digunakan berkali-kali. Dengan begitu, limbah plastik akan berkurang menghasilkan gas metana.

Semangat mengurangi efek rumah kaca ya!



Simak Video "4 Upaya Perbaikan Sistem Pendidikan RI yang Terus Diupayakan Nadiem"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/erd)