Amati 10 Juta Bintang, Astronom Masih Belum Temukan Tanda-tanda Alien

Amati 10 Juta Bintang, Astronom Masih Belum Temukan Tanda-tanda Alien

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 18:43 WIB
alien
Amati 10 Juta Bintang, Astronom Masih Belum Temukan Tanda-tanda Alien (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Penelitian terbaru yang dilakukan astronom mengamati lebih dari 10 juta bintang di langit untuk mencari tanda-tanda teknologi alien. Sayangnya penelitian ini belum menemukan bukti yang signifikan.

Studi yang diterbitkan di jurnal Publications of the Astronomical Society of Australia menjelaskan proses pencarian kecerdasan luar angkasa (SETI) menggunakan instrumen Murchison Widefield Array (MWA).

Instrumen ini merupakan kumpulan dari 4.096 antena yang ditancapkan di tanah merah di Western Australia yang mendeteksi sinyal radio dari luar angkasa.

"Ini adalah antena mirip laba-laba yang ada di tanah," kata penulis studi dan ahli astrofisika dari Commonwealth Scientific and Industrial Research, Chenoa Tremblay seperti dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (8/9/2020).

Tremblay dan rekannya Stephen Tingay menggunakan MWA untuk mendengarkan 'technosignatures', bukti dari teknologi alien, di bagian langit di sekitar konstelasi Vela.

Area ini menarik karena banyak bintang yang meledak dan mati di lokasi ini, dan menciptakan kondisi ideal untuk terbentuknya bintang baru. Penelitian ini menumpang studi lain yang juga mempelajari area tersebut untuk memahami siklus kehidupan bintang.

Lalu bagaimana cara mengetahui jika sinyal radio yang datang dari luar angkasa berasal dari kehidupan alien? Tremblay mengatakan studi ini mencari 'ping' berulang yang mungkin kabur dari planet atau sinyal yang dibangun secara khusus.

"Pikirkan alarm mobil ketika kalian meninggalkan lampu menyala, di mana ada deretan suara 'ping' yang berjarak sama," jelas Tremblay.

Setelah mendengarkan kawasan Vela selama 17 jam, tidak ada sinyal aneh yang dideteksi. Meski survei ini berhsil mendeteksi lebih dari 10,3 juta sumber bintang yang berisi enam exoplanet, tim peneliti mengatakan studi ini seperti ingin mencari sesuatu di lautan tapi hanya meneliti volume air yang setara dengan kolam renang.

Selain itu, ada juga isu besar lainnya. Kehidupan intelijen di luar sana mungkin belum mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi lewat sinyal radio.

"Mencari technosignatures mengasumsukan bahwa peradaban lain memiliki teknologi yang mirip dengan milik kita," kata Tremblay.

Tremblay juga bekerja untuk mencari tahu dari mana molekul sederhana yang dibutuhkan untuk menciptakan kehidupan berasal dan bagaimana kita bisa mendeteksinya. Jika kita bisa menemukan sinyal molekul ini, bisa jadi ini mengarah ke tanda kehidupan alien.

Setelah ini, tim peneliti kemungkinan akan mengamati lebih jauh Galactic Center, bagian dari luar angkasa yang pernah diamati sebelumnya. Karena SETI dilakukan bersama dengan eksperimen sains lainnya, Tremblay mengatakan lokasi penelitian selanjutnya akan bergantung pada eksperimen lain.



Simak Video "20Detik+ bersama Herbalice: RI Riset Kehidupan Alien, Hingga Presiden Prancis Dikecam"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)