Fosil Gajah Ungkap Rahasia Pulau Bangka di Zaman Sundaland

Misteri Benua Sundaland

Fosil Gajah Ungkap Rahasia Pulau Bangka di Zaman Sundaland

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Selasa, 25 Agu 2020 17:13 WIB
Fosil Gajah di Pulau Bangka
Fosil gajah di Pulau Bangka (Screenshoot)
Jakarta -

Ilmuwan menemukan fosil gajah di Pulau Bangka. Fosil ini mengungkap satu lagi rahasia soal benua Sundaland yang tenggelam di Indonesia.

Penelitian ini diungkap Julien Louys dari Griffith University, Australia dalam webinar Paleo Talk Institut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (25/8/2020). Julien bersama tim peneliti gabungan ITB meneliti sejumlah lokasi di Sumatera.

Ilmuwan meyakini Benua Sundaland yang tenggelam di Indonesia pada masa Zaman Es terakhir, wujudnya adalah padang savana. Koridor savana ini memanjang dari semenanjung Malaysia, perairan Riau sampai ke Laut Jawa.

"Koridor savana ini penting untuk mempelajari perpindahan Homo erectus dan hewan-hewan di kawasan ini seperti Stegodon (gajah purba), badak dan kerbau purba," kata dia.

Savana ini sangat luas di masa Middle Pleistocene dan mengecil di masa Late Pleistocene dan hampir menghilang di masa Holocene sekitar 12.000 tahun silam. Pada Juni 2019, mereka meneliti di Pulau Bangka, dan menemukan fosil-fosil gajah berupa gigi dan beberapa pecahan tulang.

"Kenapa kami meneliti di Bangka, karena Bangka dulunya ada di tengah koridor savana ini. Tulang dan gigi bisa jadi bukti bagaimana hewan itu dulunya hidup," kata dia.

Mereka melakukan uji radio carbon dan histologi, yaitu mircoanatomi seperti tulang dan gigi. Hasilnya terungkap usia fosil gajah ini dan bagaimana kondisi alam Pulau Bangka di masa Sundaland.

"Fosil ini perkiraan 16.000-25.000 tahun lalu. Ini adalah Elephas maximus (gajah Asia-red). Pulau Bangka dulunya adalah wet forest (hutan hujan)," ungkapnya.



Simak Video "Wisata Sambil Belajar Mengenai Fosil Purba di Museum Satwa"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)