Bumi Makin Panas! Setahun, 532 Miliar Ton Es Greenland Lenyap

Bumi Makin Panas! Setahun, 532 Miliar Ton Es Greenland Lenyap

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 23 Agu 2020 05:31 WIB
es yang mencair di greenland
532 Miliar Ton Lapisan Es Greenland Lenyap dalam Setahun. Foto: dok. BBC
Jakarta -

Lapisan es Greenland mencatat rekor kerugian paling masif sepanjang sejarah, sekitar 532 miliar ton lapisan es Greenland lenyap hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Miris, kondisi ini seperti dikutip dari Science Alert, memperlihatkan betapa parahnya dampak pemanasan global dan ancaman serius percepatan kenaikan permukaan laut.

Jika digambarkan, lenyapnya lapisan es Greenland berton-ton tersebut setara dengan tambahan 3 juta ton air mengalir ke lautan global setiap harinya, atau setara enam kolam Olimpiade setiap detik!

Para peneliti melalui jurnal Communications Earth & Environment melaporkan, pecahnya gletser dan semburan air yang mencair membelah balok es setebal dua hingga tiga kilometer di Greenland adalah satu-satunya penyebab kenaikan permukaan laut global terbesar pada 2019, menyumbang 40% dari total.

"2019, dan empat tahun catatan 'rekor' lainnya, semuanya terjadi dalam dekade terakhir ini," kata penulis utama penelitian Ingo Sasgen, ahli glasiologi di Helmholtz Center for Polar and Marine Research di Jerman.

Jika semua lapisan es di Greenland mencair, dampaknya adalah permukaan air laut secara global bisa naik hingga tujuh meter. Bahkan kenaikan permukaan air laut beberapa meter saja bisa mengubah garis pantai dunia dan membuat tanah yang dihuni ratusan juta orang saat ini tidak dapat dihuni.

Sepanjang 2019, Bumi kehilangan total 1,13 triliun ton lapisan es atau sekitar 45% gletser yang meluncur ke laut. Sebanyak 55% dari es yang mencair, kata Sasgen, merupakan dampak dari proses presipitasi.

Sebuah studi lain di jurnal ilmiah yang sama yang diterbitkan pekan sebelumnya, menyimpulkan bahwa lapisan es di Greenland saat ini melewati 'titik kritis', dan menuju kehancuran meski skala waktunya tidak diketahui.

Sasgen mengatakan masih terlalu dini untuk mengetahui apakah kita telah mencapai titik tanpa harapan. Namun dia setuju bahwa lapisan es kemungkinan akan terus kehilangan massa, bahkan di tahun-tahun yang lebih dingin.

"Tapi itu tidak berarti bahwa mencoba mengurangi pemanasan global tidak ada artinya. Setiap derajat desimal yang Anda upayakan berkaitan dengan pemanasan, akan memperlambat sejumlah kenaikan permukaan laut baik dalam besaran maupun kecepatan," sebutnya.



Simak Video "Lapisan Salju di Greenland Mencair, Permukaan Laut Global Naik"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/asj)