Bill Gates Janji Vaksin Corona Murah dan Ramal Akhir Pandemi

Round Up

Bill Gates Janji Vaksin Corona Murah dan Ramal Akhir Pandemi

Tim - detikInet
Kamis, 20 Agu 2020 08:02 WIB
NEW YORK, NY - SEPTEMBER 27:  Bill Gates attends the Plenary Session: Investing in Prevention and Resilient Health Systems during the second day of the 2015 Clinton Global Initiatives Annual Meeting at the Sheraton New York Hotel & Towers on September 27, 2015 in New York City.  (Photo by JP Yim/Getty Images)
Bill Gates. Foto: Getty Images
Jakarta -

Waktu berlalu, tapi Bill Gates belum berhenti membicarakan soal perkembangan terkini pandemi ataupun vaksin Corona. Berikut beberapa pernyataan terbaru dari sang pendiri Microsoft.

Musim Panas Jinakkan Corona

Bill Gates berharap pada musim panas untuk mengendalikan pandemi Corona di Amerika Serikat yang sejauh ini masih parah keadaannya. Beberapa penelitian memang menyebutkan jika virus Corona akan lumpuh saat terkena sinar Matahari langsung.

Sang pendiri Microsoft menyebut jika datangnya musim panas secara alami akan menurunkan penyebaran virus Corona. Akan tetapi walau begitu, jika warga tetap bertindak seenaknya, pandemi Corona bisa tetap berakibat buruk setelahnya.

"Musim panas akan membantu. Temperatur tinggi menurunkan kekuatan infeksi, orang-orang juga menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan," cetus Bill Gates, seperti dikutip detikINET dari Yahoo Finance.

Beberapa waktu silam, William Bryan selaku direktur divisi sains dan teknologi di Department of Homeland Security, salah satu lembaga pemerintah AS, menyebut bahwa kombinasi sinar ultraviolet (UV) serta temperatur lebih hangat membuat COVID-19 tidak berdaya.

Namun demikian, musim gugur yang akan berlangsung selanjutnya mungkin akan menjadi tantangan besar, kecuali sudah tersedia perawatan jitu untuk penderita Corona dan adopsi massal protokol kesehatan.

"Andai kita tidak punya inovasi baru yang datang atau lebih banyak orang mematuhi regulasi memakai masker, musim gugur bisa saja sangat berat," imbuh Bill Gates.

Ia menyesalkan kenapa warga dan pemerintah AS tidak menangani pandemi Corona dengan serius. "Sedihnya, AS tidak menganggap hal ini secara serius. AS membuka diri walau angka infeksi masih meningkat," kata Bill Gates lagi.