Es dan Salju di Indonesia Zaman Sundaland

Misteri Benua Sundaland

Es dan Salju di Indonesia Zaman Sundaland

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Sabtu, 15 Agu 2020 18:41 WIB
salju
Sisa salju abadi di Papua, diduga sudah ada sejak Zaman Es (Afif/detikTravel)
Jakarta -

Saat Indonesia masih berwujud Sundaland, planet Bumi lagi dingin-dinginnya. Apakah ada es dan salju di Indonesia?

Untuk menjawab hal ini, detikINET berbincang dengan ahli Paleontologi ITB, Profesor Yahdi Zaim. Dia mengatakan pada Periode Last Glacial sekitar 18.000 tahun lalu, es memang menutupi sebagian Bumi.

Yahdi memberikan gambaran bahwa es di Kutub Utara dan Kutub Selatan jauh lebih luas dari es yang ada hari ini. Es di Kutub Utara meluas sampai Kanada dan Skandinavia.

Sedangkan es di Kutub Selatan, meluas sampai hampir ke Afrika Selatan dan ujung Amerika Selatan. Indonesia yang ada di khatulistiwa dan masih berwujud Sundaland, aman dari es tapi hawanya dingin banget.

"Meskipun, khatulistiwa tetapi relatif dingin. Suhunya (Indonesia-red) rata-rata 5-10 derajat Celcius, kalau rata-rata dunia saat itu -8 derajat Celcius," kata Yahdi, Sabtu (15/8/2020).

Apakah ada es dan salju di Indonesia? Yahdi mengatakan salju abadi di Pegunungan Jayawijaya Papua, sudah ada sejak Zaman Es.

"Saya tidak punya data soal es di Indonesia. Tapi yang signifikan itu di Papua. Es di Papua dulu lebih luas dari sekarang," kata Yahdi.

Para ilmuwan pun sempat menduga ada salju di pegunungan perbatasan Kalimantan dan Malaysia saat Zaman Es. Namun hal itu belum pernah terbukti secara ilmiah.

Sementara itu, embun es seperti yang sekarang terjadi di Dieng, menurut Yahdi kemungkinan juga sudah terjadi sejak Zaman Es di Sundaland. Sejak 2-3 juta tahun lalu, posisi Indonesia sudah di Khatulistiwa, sehingga kondisi iklim tidak jauh beda dengan sekarang.

"Kondisi embun es seperti Dieng mestinya sama. Puncak-puncak gunung ya sama kondisinya," pungkasnya.

Benua Sundaland dan Sahul di Zaman EsBenua Sundaland dan Sahul di Zaman Es yang hari ini menjadi Indonesia Foto: (detikcom)


Simak Video "Keren! Momen Fotografer Arahkan Pemotretan Pesawat Tempur di Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/asj)