NASA Ungkap Detail Bulan Jupiter yang Penuh Goresan

NASA Ungkap Detail Bulan Jupiter yang Penuh Goresan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 05 Mei 2020 02:50 WIB
bulan Jupiter, Europa
NASA Ungkap Detail Bulan Jupiter yang Penuh Goresan (Foto: NASA/JPL-Caltech/SETI Institute)
Jakarta -

Europa, salah satu bulan Jupiter, merupakan tempat yang menarik karena beberapa alasan. Salah satunya karena bulan yang dilapisi es ini merupakan tempat yang berpotensi mengandung kehidupan di luar Bumi.

NASA berencana untuk mengirimkan misi antariksa menuju Europa di masa depan. Tapi untuk saat ini ilmuwan hanya bisa mengandalkan foto yang diambil wahana antariksa Galileo pada akhir tahun 1990-an.

Sebagai persiapan dari misi tersebut, NASA baru saja memproses ulang kumpulan foto Europa yang diambil oleh Galileo tersebut. Foto-foto versi baru ini berhasil menampilkan detail permukaan Europa yang lebih jelas.

Dikutip detikINET dari Digital Trends, Senin (4/5/2020) NASA memproses ulang foto-foto ini dengan meningkatkan warnanya dan membuat fitur geologi di permukaan Europa terlihat lebih detail.

Area Chaos Transition yang ada di permukaan EuropaArea Chaos Transition yang ada di permukaan Europa Foto: NASA/JPL-Caltech/SETI Institute

Foto ini juga memperlihatkan perbedaan komposisi kimia di permukaan bulan tersebut. Area yang berwarna biru-putih mengindikasikan es murni, sedangkan area merah-coklat menandakan kehadiran komponen lain seperti garam.

Selain itu ada juga area yang disebut 'chaos terrain'. Area ini mengandung blok-blok es yang memisahkan diri dan kemudian bergeser atau berputar sebelum membeku kembali.

Walau foto hasil proses ulang ini memberikan gambaran lebih jelas tentang permukaan Europa, NASA merasa data yang dimiliki tentang bulan tersebut masih kurang. Untuk itu mereka berencana meluncurkan misi Clipper menuju Europa pada awal 2023.

"Kami baru melihat sebagian kecil dari permukaan Europa di resolusi ini. Europa Clipper akan meningkatkan hal itu secara signifikan," kata ahli geologi planet Jet Propulsion Laboratory NASA Cynthia Phillips dalam keterangannya.

Misi Clipper nantinya akan menggantikan misi Galileo yang berakhir pada tahun 2003. Misi tersebut akan melihat potensi tanda kehidupan yang kemungkinan ada di Europa.



Simak Video "Detik-detik Ingenuity Melayang Perdana di Planet Mars"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)