Satu Hari di Bumi Dulunya Setengah Jam Lebih Cepat!

Satu Hari di Bumi Dulunya Setengah Jam Lebih Cepat!

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 12 Mar 2020 06:03 WIB
IN SPACE - In this handout provided by the National Aeronautics and Space Administration, Earth as seen from a distance of one million miles by a NASA scientific camera aboard the Deep Space Climate Observatory spacecraft on July 6, 2015. (Photo by NASA via Getty Images)
Bumi dulunya 23,5 jam per harinya. Foto: NASA via Getty Images
Jakarta -

Kalau kamu merasa waktu harian semakin terasa lama berakhir, faktanya memang begitu.

Dibandingkan era akhir zaman dinosaurus,Bumi berputar 372 kali. Sekarang Bumi berputar sebanyak 360 kali setahunnya.

Ini terungkap dari sebuah studi baru tentang fosil cangkang moluska dari zaman Cretaceous akhir. Dapat disimpulkan, satu hari saat itu hanya berlangsung selama 23,5 jam, berdasar penelitian baru dalam AGU's journal Paleoceanography and Paleoclimatology.

Moluska kuno ini tumbuh cepat dan cincinnya tumbuh harian. Untuk studi baru ini, ilmuwan menggunakan laser untuk sampel irisan cangkang kecil untuk menghitung cincin pertumbuhan lebih akurat dibandingkan memakai mikroskop.

Lewat pertumbuhan cincin ini memungkinkan para peneliti untuk menentukan jumlah hari dalam setahun dan lebih akurat menghitung panjang hari 70 juta tahun yang lalu, demikian dilansir EurekAlert.

Studi baru ini juga menemukan bukti yang menguatkan bahwa moluska memiliki simbion fotosintesis yang mungkin telah memicu pembentukan karang-karang di era modern.

"Kami memiliki sekitar empat hingga lima titik data per hari, dan ini adalah sesuatu yang hampir tidak pernah Anda dapatkan dalam sejarah geologi. Kami pada dasarnya dapat melihat jalannya hari pada 70 juta tahun yang lalu. Ini sangat menakjubkan," kata Niels de Winter, seorang ahli geokimia analitik di Vrije Universiteit Brussel dan penulis utama studi ini.

Dari analisis kimia dari kerang ini juga ditemukan indikasi bahwa temperatur lautan cenderung lebih hangat pada akhir Cretaceous, mencapai 40 derajat Celsius pada musim panas dan menurun 30 derajat Celsius pada musim dingin.



Simak Video "Asteroid Raksasa Lintasi Bumi, Astronom: Terlihat Seperti Bermasker!"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)