Ingin Liburan ke ISS Naik Roket SpaceX? Siapkan Rp 787 Miliar

Ingin Liburan ke ISS Naik Roket SpaceX? Siapkan Rp 787 Miliar

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 06 Mar 2020 16:45 WIB
IN SPACE - MAY 29:  In this handout provided by National Aeronautics and Space Administration (NASA), back dropped by planet Earth the International Space Station (ISS) is seen from NASA space shuttle Endeavour after the station and shuttle began their post-undocking relative separation May 29, 2011 in space. After 20 years, 25 missions and more than 115 million miles in space, NASA space shuttle Endeavour is on the last leg of its final flight to the International Space Station before being retired and donated to the California Science Center in Los Angeles. Capt. Mark E. Kelly, U.S. Rep. Gabrielle Giffords (D-AZ) husband, has lead mission STS-134 as it delivered the Express Logistics Carrier-3 (ELC-3) and the Alpha Magnetic Spectrometer (AMS-2) to the International Space Station. (Photo by NASA via Getty Images)
Ingin Liburan ke ISS Naik Roket SpaceX? Siapkan Rp 787 Miliar (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Ingin jalan-jalan ke International Space Station (ISS) menumpang roket SpaceX? Harus siapkan kocek yang cukup dalam karena harga tiketnya mencapai USD 55 juta atau sekitar Rp 787 miliar.

Perjalanan ini merupakan jasa yang ditawarkan oleh Axiom Space, sebuah startup yang bermarkas di Houston, Texas. Mereka baru saja bekerjasama dengan SpaceX untuk meluncurkan tiga turis ke ISS bersama satu komandan terlatih dari Axiom menggunakan kapsul Crew Dragon.

Dikutip detikINET dari Tech Crunch, Jumat (6/3/2020) misi ini dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2021 mendatang. Tiga penumpang dan satu komandan akan mengikuti perjalanan selama 10 hari yang terdiri dari dua hari untuk perjalanan dari dan ke ISS dan delapan hari menginap di ISS.

"Penerbangan bersejarah ini akan mewakili momen penting dalam perjalanan menuju akses universal dan rutin ke luar angkasa," kata CEO Axiom Space Michael Suffredini dalam keterangannya.

"Ini akan menjadi satu dari banyak misi ke ISS yang sepenuhnya diawaki dan dikelola oleh Axiom Space - yang pertama untuk entitas komersial," sambungnya.

Suffredini mengatakan ini akan menjadi penerbangan bersejarah karena misi ini akan menjadi perjalanan ke ISS pertama yang benar-benar dijalankan oleh perusahaan swasta. Nantinya mereka akan meluncurkan dua penerbangan dalam setahun.

Axiom nantinya akan menyediakan pelatihan, perencanaan, perangkat keras, dukungan medis, kebutuhan kru, sertifikasi keselamatan dan operasi di orbit dan manajemen misi keseluruhan. Sedangkan komandan misi akan dilatih oleh Axiom agar kemampuannya setara dengan astronaut NASA.

Ini merupakan kerjasama wisata antariksa kedua yang diikuti SpaceX. Sebelumnya mereka meresmikan kerjasama dengan Space Adventures untuk menerbangkan empat turis ke orbit Bumi pada akhir 2021.

Sedangkan bagi Axiom, misi ini merupakan batu loncatan untuk proyek yang lebih besar. Baru-baru ini NASA mengumumkan Axiom akan membangun modul privat untuk turis di ISS pada 2024.



Simak Video "NASA Tunda Peluncuran Roket SpaceX Elon Musk"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)