Rabu, 12 Feb 2020 15:55 WIB

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Baru yang Dijuluki 'Malaikat Maut'

Virgina Maulita Putri - detikInet
Thanatotheristes degrootorum, spesies dinosaurus baru yang dijuluki malaikat maut Ilmuwan Temukan Dinosaurus Baru yang Dijuluki 'Malaikat Maut' Foto: Julius Scotonyi/Royal Tyrrell Museum
Jakarta -

Ilmuwan di Kanada menemukan spesies dinosaurus baru yang masih bersaudara dengan Tyrannosaurus rex. Spesies baru ini hidup di Amerika Utara 80 juta tahun yang lalu, atau di akhir periode Cretaceous.

Dinosaurus ini dinamakan Thanatotheristes degrootorum oleh para ilmuwan. Nama ini merupakan kombinasi dari Thanatos yang merupakan dewa kematian Yunani Kuno dan 'theristos' yang berarti pencabut nyawa. Jadi jika diterjemahkan, dinosaurus ini dinamakan malaikat maut.

"Kami memilih nama yang mewakili seperti apa tyrannosaurus sebagai satu-satunya predator besar di masanya di Kanada, malaikat maut," kata profesor paleobiology dari University of Calgary, Darla Zelenitsky yang dikutip detikINET dari The Guardian, Rabu (12/2/2020).

"Nama panggulannya tentu saja Thanatos," sambungnya.

Sedangkan 'degrootorum' merupakan tribut kepada John De Groot, seorang petani dan penggiat paleontologi dari Alberta, Kanada. De Groot menemukan fosil Thanatos saat sedang hiking di selatan Alberta pada tahun 2010.

"Tulang rahangnya benar-benar menakjubkan. Kami tahu itu istimewa karena kalian bisa melihat dengan jelas gigi-gigi yang telah menjadi fosil itu," ucap De Groot.

Walau spesies ini baru diidentifikasi, Thanatos termasuk salah satu anggota keluarga T-rex tertua yang pernah menghuni Amerika Utara. Jika T-rex hidup 66 juta tahun yang lalu, Thanatos sudah menebar teror sejak 80 juta tahun yang lalu.

Peneliti mempelajari tengkorak dan tulang rahang Thanatos. Hasil analisis menunjukkan spesimen ini dulunya memiliki panjang sekitar 8 meter dan tinggi 2,4 meter.

Ukurannya terbilang lebih kecil dibanding Sue, spesimen T-rex yang terkenal, yang panjangnya mencapai 12 meter. Tapi penampilannya tetap mengerikan dengan moncong yang panjang serta gigi yang besar dan tajam berukuran lebih dari 7 cm.

Penemuan ini berhasil menyibak sedikit misteri dari keluarga Tyrannosaurus. Apalagi jumlah spesies dalam keluarga ini terbilang sedikit dibanding dinosaurus lainnya.

"Ada sangat sedikit spesies Tyrannosaurid. Karena sifat rantau makanan, predator besar ini termasuk jarang dibandingkan dengan dinosaurus herbivora atau pemakan tumbuhan," ucap Zelenitsky.

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Baru yang Dijuluki 'Malaikat Maut'


Simak Video "Mengenal Paleoartist, Ilustrator Manusia Purba dan Dinosaurus"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)