Kamis, 05 Des 2019 06:02 WIB

Ilmuwan Ini Yakin Bumi Bisa Kiamat karena Asteroid

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Foto: BBC Magazine Foto: BBC Magazine
Jakarta - Kiamat adalah kuasa Tuhan. Tapi ilmuwan Irlandia yakin, kiamat itu pasti akibat tumbukan asteroid raksasa.

Professor Alan Fitzsimmons adalah guru besar astrofisika dari Queen University di Belfast, Irlandia Utara. Saat diwawancara BBC dia mengatakan Planet Bumi menghadapi risiko kiamat akibat asteroid.

"Suatu saat kita akan mendapatkan tabrakan asteroid yang serius. Mungkin bukan di masa kita, tapi alam mengatur kapan terjadinya. Kita mesti melakukan sesuatu, menggerakkan supaya tidak kena kita," kata Fitzsimmons.

Para ahli astronomi memantau sekitar 2.000 asteroid, komet dan benda langit lain yang mengancam Bumi. Setiap hari, ada saja yang baru.


Bumi mengalami kiamat kecil saat ditumbuk asteroid 66 juta tahun lalu dan memusnahkan dinosaurus. Asteroid besar terakhir jatuh ke Bumi pada 30 Juni 1908 di Tunguska, Siberia.

Diameter asteroidnya beberapa ratus meter dan merusak area hutan Siberia seluas 2.000 km2. Tapi pada tahun itu, tidak ada manusia tinggal di sana.

Profesor Fitzsimmons mengajak seluruh astronom bekerja sama membantu badan antariksa seperti NASA untuk mengawasi asteroid yang berpotensi bahaya. Beberapa ilmuwan masih percaya kalau bom nuklir adalah cara untuk menghadapi asteroid yang akan menabrak Bumi.


Sementara itu, NASA masih sangat optimistis soal masa depan Bumi. NASA tahu tidak ada asteroid atau komet yang sedang mengarah untuk menabrak Bumi.

"Tidak ada benda besar yang akan menabrak Bumi dalam beberapa ratus tahun mendatang," kata NASA.

Asteroid menghujam Bumi, belum tentu berarti kiamat. Menurut NASA butuh asteroid minimal berdiameter 1 km untuk menciptakan kehancuran dunia.

Simak Video "Parah! Asap Kebakaran Australia Kelilingi Bumi "
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)