Penemu Exoplanet dan Teori Terbentuknya Semesta Raih Nobel Fisika - Halaman 2

ADVERTISEMENT

Penemu Exoplanet dan Teori Terbentuknya Semesta Raih Nobel Fisika

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 09 Okt 2019 09:37 WIB
Penemu Exoplanet dan Teori Terbentuknya Semesta Raih Nobel Fisika
Ilustarsi Exoplanet. Foto: ESA

Ahli antariksa di Princeton University itu juga memberi sumbangsih besar dalam teori dark matter dan dark energy, komponen misterius yang bersama-sama membentuk 95% alam semesta.

Adapun Michel Mayor dan Didier Queloz yang berkebangsaan Swiss, dihadiahi Nobel berkat penemuan 51 Pegasi b, planet gas raksasa yang mengorbit pada sebuah bintang, yang jaraknya 50 tahun cahaya.

Itu adalah penemuan pertama exoplanet yang mengorbit pada Bintang seperti Bumi. Mereka menggunakan teknik terobosan untuk mendeteksinya, bernama radial velocity. Teknik ini dapat mendeteksi dunia atau planet yang begitu jauh secara tidak langsung.

Kedua astronomer bekerja di University of Geneva di Swiss ketika melakukan riset itu. Mayor yang sekarang berusia 77 tahun berstatus profesor emiritus dan Queloz yang berumur 53 tahun juga masih di sana dan merangkap sebagai akademisi di University of Cambridge, Inggris.

"Penemuan mereka adalah terobosan dalam mengetahui dasar fundamental alam semesta dan dunia baru di sistem tata surya yang jauh, membuka arena baru dalam penelitian di kosmologi dan sains exoplanet," kata Michael Moloney, CEO American Institute of Physics.

"Penemuan planet mengorbit sebuah bintang di luar tata surya kita telah mengubah persepsi kita tentang tempat manusia di alam semesta, sebuah semesta yang masih punya banyak misteri untuk dipecahkan," imbuhnya.



(fyk/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT