Jumat, 13 Sep 2019 12:37 WIB

Seperti Apa Kondisi Permukaan Planet Paling Mirip Bumi?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi planet K2-18b. Foto: ESA Ilustrasi planet K2-18b. Foto: ESA
Jakarta - Planet K2-18b sedang jadi perbincangan di kalangan astronom karena diduga ada air di atmosfer dan temperaturnya mungkin bersahabat, sehingga dianggap mirip Bumi. Seandainya manusia berkunjung ke sana, apa yang akan ditemui di permukaannya?

Temuan K2-18b adalah terobosan lantaran punya potensi terbesar dihuni makhluk hidup. Ia diduga mengorbit dalam jarak yang tepat dengan bintangnya sehingga selain di atmosfer, barangkali ada air yang mengalir di permukaannya.

Meski mirip Bumi, sebenarnya ada beberapa perbedaan. Ukuran K2-18b 8 kali lipat lebih besar. Bintangnya pun kerdil atau katai merah, jauh lebih kecil dan lebih redup cahayanya dibandingkan Matahari kita.


Berjarak 111 tahun cahaya, manusia memang mustahil menjangkaunya. Menggunakan teknologi roket yang ada saat ini, diperlukan waktu lebih dari sejuta tahun untuk menyambanginya. Tapi tak ada salahnya memprediksi apa yang akan dialami jika kita bisa berada di sana.

Angelos Tsiaras dari University College London yang memimpin studi soal K2-18b, menyebut bahwa ada sekitar 0,01% sampai 50% uap air di atmosfer, sebuah rentang angka yang lebar. Maka sulit menentukan karakteristik planet ini. Bisa saja permukaannya semua tergenang atau terdiri dari laut, danau dan daratan.

Temperaturnya juga tidak bisa ditentukan berapa tepatnya. Periset mengestimasi antara minus 73 sampai 47 derajat Celcius. Artinya, permukaannya bisa lebih dingin dari Antartika atau lebih panas dari gurun pasir di Bumi atau di antaranya.

(ke halaman selanjutnya) (fyk/krs)